Global7.id – Pati,
Gerakan Masyarakat Tolak Korupsi (GERMAP) secara resmi memberitahukan rencana aksi demonstrasi di muka umum yang akan digelar di depan Kantor DPRD Kabupaten Pati pada Selasa, 27 Januari 2026. Aksi tersebut diperkirakan akan melibatkan sekitar 1.000 peserta.
Dalam surat pemberitahuan yang ditujukan kepada Kapolresta Pati tertanggal 20 Januari 2026, GERMAP menyatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk kekecewaan publik terhadap kinerja DPRD Kabupaten Pati yang dinilai tidak optimal menjalankan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah.
GERMAP menyoroti sejumlah persoalan serius yang, menurut mereka, tidak mendapatkan pengawasan maksimal dari lembaga legislatif. Di antaranya adalah mencuatnya dugaan praktik jual beli jabatan di lingkungan eksekutif, persoalan ketentraman dan stabilitas wilayah, serta kondisi fiskal daerah yang disebut mengalami tekanan akibat defisit anggaran dan penumpukan utang dari tahun ke tahun.
Selain itu, GERMAP juga menilai DPRD Kabupaten Pati belum menunjukkan peran yang tegas dalam menjaga dan melindungi aset pendapatan daerah, khususnya di wilayah Juwana yang mengalami perubahan kewenangan ke tingkat provinsi. Lemahnya pengawasan terhadap aktivitas pertambangan mineral dan galian C ilegal yang diduga berkontribusi terhadap bencana banjir juga menjadi salah satu poin utama kritik.
Aksi tersebut mengusung tajuk “Bubarkan DPRD Kabupaten Pati”, yang oleh GERMAP dimaknai sebagai kritik keras dan simbolik terhadap fungsi kelembagaan, bukan seruan anarkis. GERMAP menegaskan bahwa seluruh rangkaian aksi akan dilaksanakan secara tertib dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Sebagai dasar hukum, GERMAP merujuk pada Pasal 27 dan Pasal 28 Undang-Undang Dasar 1945 serta Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, yang menjamin hak warga negara untuk menyampaikan kritik dan pendapat secara terbuka.
Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat tanggapan resmi dari DPRD Kabupaten Pati terkait tuntutan dan penilaian yang disampaikan GERMAP. Aksi tersebut diperkirakan akan menjadi ujian komitmen semua pihak dalam menjaga ruang demokrasi yang sehat, damai, dan berlandaskan hukum.
Melalui aksi demonstrasi yang direncanakan ini, GERMAP berharap DPRD Kabupaten Pati dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kelembagaan dan memperbaiki fungsi pengawasan secara nyata. GERMAP juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawal jalannya pemerintahan daerah agar lebih bersih, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
G7/AR










