Global7.id – Jepara,
Untuk memperingati hari Santri Nasional, SDN 1 Srobyong sukses menggelar acara yang diikuti sekitar 350 siswa yang tidak hanya sekadar seremonial, tetapi dimeriahkan dengan berbagai kegiatan. Salah satunya dongeng edukatif tentang anti- perundungan.
Melalui dongeng, siswa diajak memahami pentingnya sikap baik dan menghormati sesama. Menanamkan nilai positif tentang kebaikan, toleransi dan semangat anti bullying pada siswa.
Dongeng yang dibawakan kak Anisah dengan boneka yang bernama Siti berhasil memukau siswa dan memberikan pesan positif tentang pentingnya sikap saling menghormati dan menghargai. Acara ini diharapkan dapat membentuk karakter siswa menjadi lebih baik.
“Harapan dari kak Anisah, melalui dongeng siswa-siswi menjadi pribadi yang berahlakul karimah, rukun, saling menghormati. “Melalui dongeng dengan tokoh boneka membuat anak merasa tidak digurui. Sehingga anti-Buliying menjadi budaya sekolah,” ujarnya.
Guru penggagas kegiatan Ahmad Nor Aini, S.Ag mengatakan, pihaknya ingin menguatkan karakter siswa siswi SDN 1 Srobyong melalui kegiatan-kegiatan peringatan keagamaan seperti momen pagi ini. Anak-anak bisa meneladani para Kyai dan santri tentang cinta tanah air sebagian dari iman.
Kegiatan lain dalam acara ini setelah dongeng adalah tukar kado dengan semua siswa, acara ini dipandu oleh Lisnatun sebagai Guru Agama.
“Harapannya dengan tukar kado bisa mempererat hubungan antar siswa, ” kata Lisnatun.
Di sela-sela memandu, Lisnatun menambahkan, “Peringatan Hari santri ini anak bisa mengerti dan memahami perjuangan para kyai, ulama dan santri kala itu dalam berjihad, berjuang untuk mewujudkan kemerdekaan. Serta meneladani akhlak mulia dari para tokoh, ” tuturnya.
Sementara, Etty Noor Laila selaku kepala sekolah menjelaskan, “Kegiatan ini sangat relevan dengan proyek penguatan profil pelajar pancasila di sekolah kami, yakni beriman bertaqwa kepada tuhan yang maha Esa dan berahlaqul karimah,” lanjut Etty Noor Laila selaku kepala sekolah.
Tak hanya itu, Muhammad Hana Wijayanto dalam mauidhoh khasanah nya menegaskan, “Harapan kegiatan Hari Santri ini siswa-siswi ikut menjaga persatuan dan kesatuan dan mengisi hari-hari dengan belajar, ” ucapnya.
Acara berlangsung dengan tertib dan khidmat. Siswa-siswi sangat gembira dan kegiatan serupa bisa dilaksanakan pada peringatan hari besar lainnya.***
Sumber: Hadepe/Siti Nuranisah dari Guru SDN 1 Srobyong, Mlonggo, Jepara.










