Global7.id – Jakarta,
Wacana distribusi puluhan ribu motor listrik untuk mendukung operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendadak viral di media sosial. Video yang beredar sejak awal pekan ini memperlihatkan deretan motor listrik masih terbungkus plastik dengan stiker Badan Gizi Nasional (BGN), yang disebut-sebut akan didistribusikan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Sorotan publik tak hanya tertuju pada jumlahnya yang fantastis mencapai 70 ribu unit tetapi juga pada harga kendaraan yang dinilai cukup tinggi.
Motor yang diduga digunakan adalah Emmo JVX GT, sebuah motor listrik bergaya trail dengan performa tinggi. Berdasarkan informasi dari situs resminya per April 2026, motor ini dibekali tenaga hingga 7.000 watt, jarak tempuh sekitar 70 kilometer, serta fitur fast charging yang mampu mengisi daya dari 30% ke 80% dalam waktu satu jam.
Tak hanya itu, motor ini menggunakan baterai 72V 31Ah yang dapat dilepas dan bahkan mendukung penggunaan dua baterai sekaligus untuk meningkatkan daya jelajah.
Namun yang paling memicu perhatian adalah banderol harganya. Per April 2026, satu unit motor listrik ini dipasarkan sekitar Rp56,8 juta. Jika dikalikan dengan jumlah yang disebut dalam video, total anggaran yang dibutuhkan bisa mencapai triliunan rupiah.
Di tengah ramainya perbincangan, pihak terkait mengaku belum menerima informasi resmi mengenai distribusi kendaraan tersebut.
Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Regional Bandung, Ramzi, pada Senin (6/4/2026), menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada kejelasan terkait pengiriman, jumlah unit, maupun pihak penerima motor listrik tersebut.
“Belum ada informasi resmi. Saya juga hanya melihat dari media sosial,” ujarnya.
Baca Juga: Viral! Siswa SMK Tolak Jatah MBG, Surati Prabowo Demi Kesejahteraan Guru
Ia menegaskan bahwa pihaknya belum dapat memastikan kebenaran video yang beredar, termasuk apakah kendaraan tersebut benar akan digunakan untuk operasional SPPG di wilayah Jawa Barat.
Isu yang Jadi Sorotan Publik
Jumlah motor mencapai 70.000 unit
Harga per unit Rp56 jutaan (per April 2026)
Total potensi anggaran sangat besar
Status distribusi belum jelas secara resmi
Keterkaitan dengan program nasional MBG
Per 6 April 2026, informasi terkait pengadaan dan distribusi motor listrik untuk program MBG masih sebatas viral di media sosial dan belum terkonfirmasi secara resmi oleh instansi terkait. Meski demikian, isu ini sudah memicu diskusi luas mengenai transparansi anggaran dan efektivitas penggunaan kendaraan listrik dalam program pemerintah berskala besar.
G7/KMP










