Modus Loker Palsu Kembali Makan Korban, Motor Pelamar Kerja Raib di Pecangaan

Foto, warga berkerumun dilokasi kejadian loker palsu. /Foto: sosmed

JEPARA, Global7.id – Seorang remaja perempuan asal Desa Menganti, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, menjadi korban penipuan berkedok lowongan kerja palsu hingga kehilangan sepeda motornya pada Selasa malam (16/6/2026).

 

Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Pecangaan dan kini menjadi perhatian publik setelah kisahnya viral di media sosial TikTok. Korban yang diketahui baru lulus sekolah atau fresh graduate diduga menjadi sasaran pelaku yang memanfaatkan semangatnya dalam mencari pekerjaan.

 

Berdasarkan informasi yang beredar, korban datang ke sebuah usaha minuman di kawasan Pecangaan Kulon untuk melamar pekerjaan. Saat berada di lokasi, korban didatangi seorang pria tak dikenal yang mengaku sebagai teman dekat pemilik usaha.

 

Pelaku kemudian berusaha meyakinkan korban dengan berpura-pura melakukan percakapan melalui telepon dengan seseorang yang disebut sebagai pemilik usaha. Dalam percakapan tersebut, pelaku mengesankan bahwa proses penerimaan kerja korban dapat segera dilakukan.

 

Setelah itu, pelaku berdalih bahwa pemilik usaha ingin bertemu langsung dengan korban namun tidak memiliki kendaraan. Dengan alasan hendak menjemput sang pemilik usaha, pelaku meminta izin meminjam sepeda motor milik korban.

 

Karena percaya dengan penjelasan pelaku, korban menyerahkan kunci kendaraan. Namun setelah ditunggu cukup lama, pria tersebut tidak kunjung kembali dan membawa kabur sepeda motor milik korban.

 

Menyadari dirinya telah menjadi korban penipuan, korban kemudian berusaha mengonfirmasi informasi tersebut kepada pihak pengelola usaha yang bersangkutan. Hasilnya, pihak usaha menegaskan tidak mengenal pria yang dimaksud dan tidak pernah meminta siapa pun menjemput pemilik usaha menggunakan kendaraan milik pelamar kerja.

 

Keterangan tersebut menguatkan dugaan bahwa aksi yang dilakukan pelaku merupakan modus penipuan yang telah direncanakan untuk mengelabui pencari kerja.

Bacaan Lainnya

 

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat, khususnya para pencari kerja dan lulusan baru, agar lebih berhati-hati terhadap pihak yang mengaku sebagai orang dalam perusahaan atau menjanjikan pekerjaan secara instan tanpa prosedur rekrutmen yang jelas.

 

Masyarakat diimbau untuk selalu melakukan verifikasi langsung kepada perusahaan atau tempat usaha terkait apabila menerima informasi lowongan kerja maupun tawaran bantuan dalam proses rekrutmen.

 

Hingga kini, kasus tersebut masih ramai diperbincangkan warganet. Sejumlah warga berharap pelaku segera teridentifikasi dan ditindak oleh aparat penegak hukum agar tidak menimbulkan korban lainnya.

 

G7/Qs

Pos terkait