Jeritan Tukang Finishing Jepara: Harga Bahan Melonjak Gila-Gilaan, Penghasilan Tergerus, Minta Pemerintah Bertindak!

tukang finishing mebel jepara terdampak kenaikan harga bahan finishing
tukang finishing mebel jepara terdampak kenaikan harga bahan finishing

Global7.id – Jepara, 

Kenaikan harga bahan finishing secara drastis membuat sektor mebel terpukul. Salah satunya dirasakan oleh Imron (40), warga Desa Mambak, Kecamatan Pakis Aji, yang sehari-hari bekerja sebagai tukang finishing.

 

Imron mengaku kaget sekaligus terpukul dengan lonjakan harga bahan finishing yang dinilainya “gila-gilaan”. Padahal, menurutnya, tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang biasanya menjadi pemicu naiknya harga bahan produksi.

 

Ini sangat memberatkan. Harga bahan finishing naik tajam, tapi harga belum bisa ikut naik. Padahal kebutuhan sehari-hari tetap berjalan,” ujarnya dengan nada keluh.

 

Sebagai tukang finishing, Imron sangat bergantung pada kestabilan harga bahan seperti thinner, melamin, hingga cat kayu. Kenaikan harga tersebut secara langsung menggerus pendapatannya, karena biaya produksi meningkat sementara harga jasa sulit disesuaikan dalam waktu cepat.

 

Kondisi ini, lanjut Imron, tidak hanya dirasakan dirinya, tetapi juga banyak pekerja mebel lain di wilayah Jepara yang dikenal sebagai sentra industri ukir dan furnitur.

 

Baca Juga: Minim Dukungan, Pengrajin Meubel Jepara Merasa Terabaikan

 

Ia berharap pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Kabupaten Jepara, dapat segera turun tangan mencari solusi agar harga bahan finishing kembali stabil atau setidaknya ada kebijakan yang meringankan para pekerja kecil.

 

Bacaan Lainnya

Kami hanya berharap ada perhatian dari pemerintah baik Bupati maupun DPR “Tulong lah pak nasib tukang finising niki di perhatikan ndang gawe kebijakan . Jangan sampai kami yang di bawah ini semakin terhimpit,” apalagi dana bantuan dari pemerintah sekarang di habiskan untuk MBG Dan bantuan dari desa duitnya untuk koperasi merah putih tambahnya.

 

Baca Juga: Kronologi Kebakaran Gudang Meubel PT Pijar Sukma Jepara, Api Menggila 5 Jam Tanpa Henti, Kerugian Fantastis Capai Rp20 Miliar

 

Kenaikan harga bahan finishing ini dikhawatirkan akan berdampak lebih luas terhadap industri mebel Jepara jika tidak segera diantisipasi, mengingat sektor ini menjadi salah satu tulang punggung ekonomi masyarakat Jepara.

 

G7/AR

Pos terkait