BAP Diduga Direkayasa Jadi Narkoba, Dua Penyidik Polsek Cilandak Diperiksa Propam

Foto, BAP Diduga Direkayasa Jadi Narkoba, Dua Penyidik Polsek Cilandak Diperiksa Propam

Global7.id – Nasional, 

BAP diduga direkayasa menjadi sorotan publik setelah video viral di media sosial menuding adanya perubahan isi berita acara pemeriksaan (BAP) dari kasus penganiayaan menjadi perkara narkoba di Polsek Cilandak, Jakarta Selatan. Dugaan serius ini menyeret dua penyidik yang kini harus menjalani pemeriksaan oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam).

 

Pemeriksaan tersebut dilakukan menyusul mencuatnya tudingan bahwa isi BAP milik seorang warga diduga diubah dari kasus penganiayaan menjadi perkara narkoba. Isu sensitif ini langsung menyita perhatian publik setelah videonya viral di media sosial.

 

Kasi Humas Polres Jakarta Selatan, Kompol Murodih, membenarkan bahwa kedua anggota tersebut telah dipanggil untuk dimintai klarifikasi.

 

“Mereka berdua sudah dilakukan pemanggilan dan sudah dilakukan pemeriksaan untuk dimintai keterangan,” ujar Murodih kepada wartawan, Senin (2/2/2026).

 

Namun demikian, pihak kepolisian belum mengungkap hasil pemeriksaan secara detail. Menurut Murodih, publik diminta menunggu keputusan resmi dari Propam.

 

“Ya kita nunggu nanti, nanti Propam yang akan menyampaikan hasil daripada klarifikasi,” tambahnya.

 

Bantahan Polsek: Disebut Hanya Kesalahpahaman

Sementara itu, pihak Polsek Cilandak memberikan klarifikasi berbeda. Kasi Humas Polsek Cilandak Aipda Nuryono membantah keras adanya rekayasa perkara narkoba dalam kasus tersebut.

Bacaan Lainnya

 

Menurutnya, persoalan yang terjadi lebih mengarah pada kesalahpahaman komunikasi antara penyidik dan pihak yang merasa dirugikan.

 

“Intinya tidak ada rekayasa kasus narkoba ya. Ini hanya kesalahpahaman saja,” kata Nuryono saat dikonfirmasi.

 

Meski demikian, bantahan tersebut belum sepenuhnya meredam sorotan publik, terutama karena bukti visual berupa video telah terlanjur beredar luas.

 

Video Viral Picu Kegaduhan

Kasus ini mencuat setelah sebuah video diunggah oleh akun TikTok Saukan Samallo, lalu kembali viral usai diunggah ulang oleh akun Instagram @feedgramindo. Dalam rekaman tersebut, Saukan menuding adanya penambahan unsur tindak pidana narkoba di dalam BAP miliknya.

 

Dalam video itu, perekam memperlihatkan lembar BAP sambil merekam seorang penyidik yang berada di hadapannya. Ia mempertanyakan keberadaan lampiran barang bukti narkoba yang menurutnya tidak pernah terkait dengan perkara yang ia jalani.

 

“Tapi kenapa di BAP saya terlampir barang-barang narkoba? Enggak boleh kayak begitu,” ujar perekam dalam video.

 

Situasi memanas ketika penyidik meminta dokumen tersebut, namun ditolak oleh perekam karena dianggap sebagai bukti penting. Bahkan terdengar ancaman relasi hingga pernyataan penyidik yang menyebut akan merobek berkas, sebelum ucapannya terhenti.

 

Sorotan Publik dan Ujian Integritas

Viralnya video ini langsung memantik reaksi keras warganet. Banyak yang mempertanyakan integritas aparat penegak hukum, khususnya dalam proses penyidikan dan pembuatan BAP yang seharusnya menjadi dokumen hukum paling krusial.

 

Pengamat menilai, pemeriksaan oleh Propam menjadi langkah penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Apalagi, tudingan rekayasa BAP menyentuh isu sensitif yang dapat berdampak besar pada nasib hukum seseorang.

 

Hingga kini, Propam Polda Metro Jaya masih mendalami keterangan para pihak. Publik menanti hasil klarifikasi resmi yang diharapkan dapat membuka terang apakah kasus ini murni kesalahpahaman, atau justru mengarah pada pelanggaran etik yang lebih serius.

 

G7/KMP

 

Pos terkait