Global7.id – Boyolali,
Kasus penganiayaan bisa menimpa siapa saja. Tanpa terkecuali pejabat. Salah satunya kepala desa (kades) Sukimin, Kades Sendang, Kecamatan Karanggede, Boyolali. Sukimin dianiaya oknum anggota organisasi masyarakat (Ormas) pada, Kamis (29/8/2024) malam di rumah Sukimin.
Kasus ini sudah ditangani Polres Boyolali.
“Sudah dilaporkan ke polres. Kami periksa saksi-saksinya dulu. Nanti biar kami rangkai kronologisnya seperti apa,” terang Kapolres Boyolali AKBP Muhammad Yoga Buana Dipta Ilafi, Selasa (3/9/2024).
“Nanti kalau kami sudah tingkatkan (ke penyidikan) ada tersangkanya, akan kami rilis,” imbuh Yoga.
Apakah benar motif penganiayaan diduga karena beda pilihan pada Pilkada Boyolali 2024? Kapolres menerangkan masih dalam penyelidikan untuk mengungkap motifnya.
“Sementara kami dapat informasinya seperti itu (pelaku merupakan oknum ormas,Red). Bukan pimpinan, tapi wakil pimpinan ormas,” jelas Yoga.
Terkait kondisi Sukimin, imbuh kapolres Boyolali, masih dirawat di rumah sakit. Sukimin mengalami luka di bagian pelipis, memar di bagian bawah mate, serta bola mata terjadi pembekuan darah.
“Masih satu orang terduga pelakunya,” ucap Yoga.
Kasi Humas Polres Boyolali AKP Arif Mudi Prihantoro menambahkan, penganiayaan terjadi di rumah Sukimin Kamis (29/8/2024) pukul 21.00. adapun pelaku merupakan warga setempat yang bergabung dalam salah satu ormas.
“Pelaku ES alias KT. Melakukan pelemparan asbak ke wajah korban mengakibatkan luka di pelipis. Termasuk pemukulan dengan tangan kosong ke arah wajah,” pungkasnya.***
Sumber : RS.










