Warga Kaliaman Soroti Keputusan Panitia, Warga Minta Proses Pemilihan Petinggi Transparan dan Adil

Foto balai desa kaliaman kecamatan kembang jepara

JEPARA, Global7.id – Keputusan Panitia Pemilihan Petinggi Desa Kaliaman, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, yang menyatakan salah satu bakal calon, Daniel Ferry Setyawan, tidak memenuhi persyaratan administrasi, memicu kekecewaan dan sorotan dari sejumlah warga Desa Kaliaman, Minggu 23/8/2026.

 

Sejumlah warga menilai persoalan yang menjadi dasar gugurnya Daniel perlu dijelaskan secara terbuka dan transparan kepada masyarakat. Pasalnya, perbedaan penulisan nama antara “D. Ferry Setyawan” dan “Daniel Ferry Setyawan” dinilai perlu ditelusuri secara menyeluruh dengan mempertimbangkan dokumen resmi yang dimiliki oleh bakal calon tersebut.

 

Warga berharap seluruh proses pemilihan Petinggi Desa Kaliaman dapat berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku, tanpa menimbulkan dugaan adanya perlakuan yang tidak adil terhadap salah satu peserta.

 

Salah seorang warga Kaliaman yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa atas keputusan tersebut. Menurutnya, jika memang terdapat dokumen resmi yang menerangkan bahwa kedua nama tersebut merujuk pada orang yang sama, maka persoalan itu seharusnya dapat diklarifikasi secara objektif.

 

“Yang kami inginkan hanya proses yang adil dan transparan. Jangan sampai warga menilai ada calon yang dirugikan hanya karena persoalan administrasi, padahal ada dokumen resmi yang bisa menjelaskan persoalan tersebut,” ujarnya.

 

Kekecewaan warga juga muncul setelah Daniel mengungkapkan bahwa pada 6 Agustus 2026 dirinya telah menerima surat pernyataan dari Ketua Panitia Pemilihan yang menyebutkan bahwa berkas persyaratannya telah lengkap. Namun, dalam pengumuman hasil penelitian administrasi, Daniel justru dinyatakan tidak memenuhi persyaratan.

 

Perbedaan informasi tersebut menjadi pertanyaan di kalangan masyarakat. Warga meminta panitia memberikan penjelasan yang jelas mengenai dasar perubahan status kelengkapan berkas Daniel, terutama terkait tahapan penelitian administrasi dan kesempatan melakukan perbaikan atau koreksi dokumen.

 

“Kalau sebelumnya dinyatakan lengkap, kemudian saat pengumuman justru tidak memenuhi syarat, tentu masyarakat wajar mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi. Harus ada penjelasan yang terang supaya tidak menimbulkan prasangka,” ungkap warga lainnya.

Bacaan Lainnya

 

Warga Kaliaman juga berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui mekanisme yang berlaku dengan mengedepankan asas keadilan. Menurut mereka, seluruh bakal calon harus diberikan kesempatan yang sama untuk membuktikan keabsahan dan kelengkapan dokumen masing-masing.

 

Mereka menilai pemilihan Petinggi Desa merupakan proses demokrasi di tingkat desa yang harus dijaga integritasnya. Karena itu, setiap keputusan panitia diharapkan benar-benar didasarkan pada fakta, dokumen yang sah, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

Sejumlah warga pun meminta agar pihak-pihak terkait, termasuk Panitia Pemilihan Petinggi Tingkat Kabupaten dan instansi yang berwenang, dapat memberikan perhatian terhadap keberatan yang akan diajukan Daniel Ferry Setyawan.

 

“Jangan sampai hak seseorang untuk mencalonkan diri hilang karena persoalan yang sebenarnya masih bisa dibuktikan dan diklarifikasi. Kalau memang ada jalur keberatan atau banding, kami berharap prosesnya benar-benar dilakukan secara objektif,” kata salah seorang warga.

 

Sementara itu, Daniel Ferry Setyawan menegaskan akan menggunakan jalur keberatan atau mekanisme yang tersedia untuk memperjuangkan haknya sebagai bakal calon Petinggi Desa Kaliaman.

 

Ia mengaku memiliki dokumen dan bukti yang menurutnya dapat menerangkan bahwa perbedaan penulisan nama “D. Ferry Setyawan” dan “Daniel Ferry Setyawan” merujuk kepada orang yang sama. Daniel juga mempertanyakan keputusan panitia yang menyatakan berkasnya tidak memenuhi persyaratan, setelah sebelumnya terdapat keterangan bahwa berkas persyaratannya telah lengkap.

 

“Saya akan memperjuangkan hak saya melalui mekanisme yang berlaku. Saya mempunyai dokumen lengkap dan bukti-bukti yang valid untuk menjelaskan persoalan ini,” ujar Daniel kepada wartawan Global7.

 

Kini, keberatan yang akan diajukan Daniel menjadi perhatian masyarakat Kaliaman. Warga berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara terbuka, profesional, dan berdasarkan aturan, sehingga keputusan akhir nantinya benar-benar mencerminkan rasa keadilan.

 

Masyarakat juga berharap seluruh tahapan Pemilihan Petinggi Desa Kaliaman tetap berjalan secara kondusif dan demokratis. Bagi warga, siapa pun yang nantinya ditetapkan sebagai calon harus melalui proses yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

G7/Team

Pos terkait