Pagi Mencekam di Panggang Jepara, Ular Piton Resahkan Warga, Dievakuasi Damkar dalam Hitungan Menit

Evakuasi ular piton di Panggang Jepara oleh petugas Damkar dengan penjepit dibantu warga
Evakuasi ular piton di Panggang Jepara oleh petugas Damkar dengan penjepit dibantu warga

Global7.id – Jepara, 

Aksi cepat dan sigap kembali ditunjukkan oleh petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Jepara dalam menangani situasi darurat di tengah masyarakat. Seekor ular piton berukuran cukup besar berhasil dievakuasi dari lingkungan permukiman warga di Kelurahan Panggang, RT 03/RW 04, pada Senin pagi (30/03/2026), setelah sebelumnya membuat warga sekitar resah.

 

Peristiwa ini pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Ibu Nany pada pukul 06.20 WIB. Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa ular piton terlihat berada di area sekitar rumah warga dan berpotensi membahayakan keselamatan, terutama bagi anak-anak yang mulai beraktivitas di pagi hari.

 

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Satpol PP Damkar Jepara langsung bergerak cepat dari markas komando (Mako) hanya berselang dua menit setelah menerima informasi, yakni pukul 06.22 WIB. Kecepatan respons ini menjadi salah satu bukti kesiapsiagaan petugas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

Setibanya di lokasi, tepat pada pukul 06.30 WIB, petugas segera melakukan proses evakuasi. Dengan menggunakan metode penjepit khusus serta bantuan dari warga sekitar, ular piton tersebut berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban maupun kerusakan.

 

Dua personel yang terlibat dalam evakuasi ini, yakni Deni dan Farid, menunjukkan profesionalitas tinggi dalam menjalankan tugasnya. Mereka memastikan proses penanganan berjalan aman, baik bagi warga maupun hewan tersebut.

 

Menurut keterangan di lapangan, keberadaan ular piton di kawasan permukiman diduga akibat perubahan habitat atau faktor lingkungan, seperti meningkatnya aktivitas manusia di sekitar area yang sebelumnya menjadi habitat alami ular. Selain itu, kondisi cuaca dan ketersediaan makanan juga dapat memicu ular masuk ke lingkungan warga.

 

Warga setempat mengaku sempat panik saat mengetahui keberadaan ular tersebut. Namun, rasa khawatir itu segera mereda setelah melihat kesigapan petugas dalam menangani situasi. Beberapa warga bahkan turut membantu proses evakuasi dengan tetap mengikuti arahan petugas.

 

Bacaan Lainnya

“Kami sangat berterima kasih kepada Damkar Jepara yang cepat sekali datang. Baru laporan, tidak sampai 10 menit sudah sampai dan langsung ditangani,” ujar salah satu warga di lokasi.

 

Baca Juga: Ular Piton Masuk Rumah Warga Pecangaan Jepara, Evakuasi Damkar Berlangsung Menegangkan

 

Evakuasi ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kemunculan satwa liar di lingkungan permukiman, terutama di daerah yang masih berdekatan dengan area persawahan, kebun, atau semak belukar.

 

Pihak Satpol PP Damkar Jepara juga mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangani sendiri jika menemukan ular atau hewan berbahaya lainnya. Langkah terbaik adalah segera melaporkan kepada petugas berwenang agar dapat ditangani secara profesional dan aman.

 

Selain itu, warga disarankan untuk menjaga kebersihan lingkungan, menutup celah-celah yang berpotensi menjadi akses masuk hewan liar, serta menghindari penumpukan barang yang dapat menjadi tempat persembunyian ular.

 

Komitmen pelayanan 24 jam yang diusung oleh Satpol PP Damkar Jepara kembali terbukti dalam kejadian ini. Tanpa mengenal waktu, petugas selalu siap siaga demi memberikan rasa aman dan perlindungan bagi masyarakat.

 

Dengan keberhasilan evakuasi ini, situasi di Kelurahan Panggang kembali kondusif. Ular piton yang berhasil diamankan selanjutnya akan ditangani sesuai prosedur, kemungkinan dilepasliarkan kembali ke habitat yang jauh dari permukiman warga.

 

Kejadian ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara masyarakat dan petugas sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Respons cepat, koordinasi yang baik, serta kepedulian bersama menjadi kunci utama dalam menghadapi situasi darurat seperti ini.

 

G7/UCP

Pos terkait