Ular Piton Masuk Rumah Warga Pecangaan Jepara, Evakuasi Damkar Berlangsung Menegangkan

ular piton masuk rumah

Global7.id – Jepara, 

Ular piton masuk rumah warga kembali menggegerkan masyarakat Kabupaten Jepara. Peristiwa menegangkan ini terjadi di Desa Krasak, Kecamatan Pecangaan, pada Rabu (28/1/2026) sore dan sempat membuat panik penghuni rumah serta warga sekitar.

 

Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB. Ular piton berukuran cukup besar diketahui bersembunyi di bagian atas bangunan rumah warga. Keberadaan hewan melata itu pertama kali diketahui pemilik rumah saat melihat pergerakan mencurigakan di atas rangka atap.

 

Menyadari potensi bahaya yang ditimbulkan, warga memilih tidak bertindak gegabah. Mereka segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk meminta bantuan evakuasi. Langkah ini dinilai tepat mengingat ular piton memiliki tenaga kuat dan berisiko membahayakan keselamatan jika ditangani secara sembarangan.

 

Tak berselang lama, Tim Damkar Kalinyamatan langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas membawa peralatan khusus dan melakukan pengamanan area agar proses evakuasi berjalan lancar tanpa mengganggu warga sekitar.

 

Ular Piton Masuk Rumah Warga Jepara

Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan. Posisi ular piton yang berada di ketinggian membuat petugas harus ekstra hati-hati. Dengan koordinasi yang matang, petugas perlahan menurunkan ular dari tempat persembunyiannya menggunakan alat pengaman.

 

Setelah beberapa saat, ular piton akhirnya berhasil diamankan. Petugas memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, baik dari warga maupun anggota Damkar. Ular kemudian diamankan untuk mencegah potensi bahaya lanjutan.

 

Keberhasilan evakuasi ini disambut lega oleh warga. Mereka mengapresiasi respons cepat petugas Damkar yang sigap menangani laporan warga terkait kemunculan hewan liar di permukiman.

Bacaan Lainnya

 

Evakuasi Damkar Saat Ular Piton Masuk Rumah

Petugas Damkar mengungkapkan bahwa kasus ular piton masuk rumah bukanlah kejadian pertama di wilayah Jepara. Sejak awal tahun 2026, laporan serupa tercatat mengalami peningkatan, terutama saat musim penghujan.

 

Menurut petugas, perubahan kondisi lingkungan menjadi salah satu faktor utama. Habitat alami ular yang terganggu akibat genangan air, sawah yang tergenang, serta perubahan cuaca ekstrem membuat ular mencari tempat yang lebih aman dan kering, termasuk rumah warga.

 

“Rumah warga biasanya lebih hangat dan kering, sehingga menjadi tempat favorit ular saat habitat alaminya terganggu,” ujar salah satu petugas Damkar.

 

Kenapa Ular Piton Sering Masuk Rumah Saat Musim Hujan?

Fenomena ular piton masuk rumah kerap terjadi saat musim hujan. Curah hujan tinggi menyebabkan area persawahan, sungai, dan semak-semak tergenang air. Kondisi ini memaksa ular keluar dari habitatnya untuk mencari tempat berlindung.

 

Selain itu, keberadaan sumber makanan seperti tikus di sekitar rumah warga juga menarik perhatian ular piton. Kombinasi antara tempat yang aman dan ketersediaan mangsa membuat rumah warga menjadi sasaran yang tidak disengaja.

 

Masyarakat yang tinggal di daerah dekat persawahan, sungai, atau lahan kosong diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Membersihkan lingkungan, menutup celah rumah, serta menjaga kebersihan sekitar dapat mengurangi risiko kedatangan hewan liar.

Baca juga: https://global7.id/dapur-makan-bergizi-gratis-berdarah-pegawai-tega-habisi-rekan-kerja/

 

Imbauan Penting untuk Warga

Petugas Damkar mengimbau masyarakat agar tidak panik jika menemukan ular atau hewan liar di lingkungan sekitar. Warga diminta untuk tidak mencoba menangkap atau membunuh ular secara mandiri karena berisiko tinggi.

 

Langkah yang disarankan antara lain:

•Menjaga jarak aman dari ular

•Mengamankan area sekitar rumah

•Menjauhkan anak-anak dan hewan peliharaan

•Segera melapor ke petugas Damkar terdekat

 

Respons cepat warga Desa Krasak dalam melaporkan kejadian ular piton masuk rumah ini dinilai sangat tepat dan patut dicontoh. Kerja sama antara masyarakat dan petugas menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya korban.

 

Dengan evakuasi yang berjalan aman dan terkendali, ancaman ular piton di permukiman warga Jepara berhasil ditangani. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada karena potensi kejadian serupa masih dapat terjadi, terutama selama musim hujan.

 

Peristiwa ular piton masuk rumah ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama di musim hujan. Perubahan lingkungan dan cuaca ekstrem kerap memicu kemunculan hewan liar di area permukiman. Dengan langkah cepat melapor ke petugas, risiko bahaya akibat ular piton masuk rumah dapat dicegah sejak dini.

 

Klik link Damkar kalau membutuhkan bantuan situs Resmi (Informasi & Layanan): https://damkarjepara.com

 

G7/DMKR

Pos terkait