Turun Drastis! Bulan Dana PMI Jepara 2025 Rp1,7 Miliar, Ini Kata Ketua PMI

Foto, Ketua PMI Jepara Sutedjo S. Sumarto saat di konfirmasi jurnalis Global7.id

Global7.id – Jepara, 

Perolehan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jepara Tahun 2025 tercatat berada di angka Rp1,7 miliar. Angka tersebut dinilai menurun dibanding tahun sebelumnya dan menjadi perhatian karena menyangkut keberlangsungan program kemanusiaan yang dijalankan PMI di Jepara.

 

Ketua PMI Jepara Sutedjo S. Sumarto mengungkapkan, tren penurunan sebenarnya sudah mulai terlihat sejak tahun 2024. Bahkan, penurunannya disebut mencapai kisaran 25 sampai 30 persen.

 

“Kalau tahun 2024 itu turun sekitar 25 sampai 30 persen. Soal penyebabnya, ini masih evaluasi,” kata Sutedjo saat ditemui jurnalis Global7.id, Kamis (22/1/2026).

 

Dana Bulan PMI Jepara Turun, Ini Dugaan Penyebabnya

Sutedjo menjelaskan, ada beberapa kemungkinan faktor yang memengaruhi menurunnya penghimpunan dana. Ia menilai, faktor paling buruk yang bisa saja terjadi adalah turunnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga.

 

“Yang paling buruk kalau sampai tingkat kepercayaan masyarakat ke PMI buruk, akhirnya masyarakat tidak nyumbang. Kita harus jujur,” tegasnya.

 

Namun ia berharap, faktor tersebut bukan menjadi penyebab utama. Sebab menurutnya, selama ini kepedulian masyarakat Jepara terhadap gerakan kemanusiaan PMI masih terbilang tinggi.

 

“Tapi semoga soal kepercayaan itu tidak. Karena sampai sekarang masyarakat masih luar biasa,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

 

Relawan dan Sosialisasi Ikut Disorot

Selain faktor kepercayaan, Ketua PMI Jepara juga menyinggung kemungkinan lemahnya kinerja relawan dalam menggali partisipasi donatur di lapangan.

 

“Bisa juga relawan kita di bawah kinerjanya kurang untuk menggali. Masyarakat masih pengin nyumbang, tapi sosialisasinya kurang,” ucapnya.

 

Menurutnya, kondisi seperti ini bisa membuat masyarakat yang sebenarnya ingin berdonasi justru tidak tersentuh informasi dan tidak terfasilitasi untuk menyalurkan bantuan.

 

Sistem Kupon Berubah Jadi List, Pengaruhnya Terasa

Sutedjo juga menyebut perubahan sistem penghimpunan yang dilakukan PMI turut memberi dampak. Salah satu yang disorotnya adalah sistem donasi di sekolah.

 

“Yang lain mungkin sistem yang dirubah. Dulu murid itu kupon, sekarang murid itu list,” ungkapnya.

 

Perubahan tersebut dinilai membuat pola penghimpunan tidak lagi sama seperti sebelumnya, sehingga perlu penyesuaian agar tetap efektif dan mudah dipahami masyarakat.

 

Alokasi Dana Rp1,7 Miliar Belum Diputuskan, Tunggu Musyawarah PMI

Saat ditanya mengenai alokasi penggunaan dana Rp1,7 miliar untuk program kemanusiaan, Sutedjo menegaskan PMI Jepara belum menetapkan pembagian anggaran final.

 

Ia menyebut, keputusan alokasi akan dirumuskan melalui pembahasan internal, termasuk dalam forum musyawarah kerja bersama para anggota PMI.

 

PMI Jepara Klaim Transparansi: Laporan Keuangan Dipublikasikan di Website

Di sisi lain, Sutedjo memastikan PMI Jepara menjalankan prinsip transparansi, termasuk mempublikasikan laporan keuangan hasil audit melalui website resmi

pmijepara.or.id. 

 

“Setiap tahun kita publish penggunaan keuangan kita itu di website kita. Hasil auditnya ada semua di situ. Itu sudah kita publish sejak 2017” pungkasnya.

 

G7/UCP

Pos terkait