Ngeri! Truk Bawa Paket Shopee 7 Ton Terbakar, Sopir Selamat tapi Muatan Ludes

truk angkut paket shopee terbakar di tol semarang solo km 450
truk angkut paket shopee terbakar di tol semarang solo km 450

Global7.id – Semarang, 

Insiden kebakaran hebat terjadi di ruas Jalan Tol Semarang–Solo pada Minggu (19/4/2026) pagi. Sebuah truk pengangkut paket milik Shopee dilaporkan terbakar hebat hingga meludeskan seluruh muatan seberat sekitar tujuh ton. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini sempat mengundang kepanikan pengguna jalan dan menyebabkan gangguan arus lalu lintas.

 

Peristiwa terjadi sekitar pukul 05.45 WIB di KM 450+100 wilayah Salatiga. Api pertama kali diketahui muncul dari bagian bak truk saat kendaraan tengah melaju dari arah Surabaya menuju Jakarta. Dalam hitungan menit, kobaran api membesar dan menjalar cepat ke seluruh bagian kendaraan, termasuk ribuan paket yang diangkut.

 

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Satpol PP Kota Salatiga, Ponco Margono Hasan, menjelaskan bahwa laporan diterima dari petugas jalan tol yang melihat asap tebal membumbung dari kendaraan tersebut. Tim pemadam segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

 

“Tiga unit mobil pemadam kami kerahkan, dibantu posko dari wilayah Tengaran. Proses pemadaman juga didukung suplai air sekitar 9.000 liter dari PDAM setempat,” ujarnya.

 

Menurut keterangan, truk bernomor polisi B 9476 PEV itu dikemudikan oleh seorang sopir berinisial Putut Pribadi (37), warga Sidoarjo. Saat kejadian, sopir sempat berupaya menepikan kendaraan setelah menyadari adanya percikan api dari bagian belakang. Namun, api sudah terlanjur membesar dan sulit dikendalikan.

 

“Percikan diduga berasal dari area bak, kemudian cepat merambat ke seluruh muatan. Dalam kondisi seperti itu, prioritas sopir adalah menyelamatkan diri,” tambah Ponco.

 

Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena besarnya volume muatan yang mudah terbakar, seperti kardus dan plastik pembungkus paket. Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 08.12 WIB, dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk mencegah kebakaran ulang.

 

Bacaan Lainnya

Insiden ini menjadi perhatian karena melibatkan distribusi logistik skala besar dari perusahaan e-commerce. Aktivitas pengiriman barang yang padat, terutama di jalur utama seperti tol antarprovinsi, dinilai memiliki risiko tinggi jika tidak diimbangi dengan standar keselamatan yang ketat.

 

Baca Juga: Subuh Mencekam di Jepara: Konsleting Listrik Picu Kebakaran, Rumah dan Motor Warga Sowan Kidul Hangus

 

Selain itu, pentingnya ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR) di kendaraan logistik juga kembali disorot. Dalam situasi darurat, alat tersebut bisa menjadi penanganan awal sebelum api membesar.

 

Di sisi lain, peristiwa ini juga berdampak pada konsumen. Ribuan paket yang terbakar dipastikan tidak bisa diselamatkan, sehingga berpotensi menimbulkan kerugian baik bagi perusahaan maupun pelanggan. Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait nilai kerugian akibat kejadian tersebut.

 

Pihak berwenang mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran di perjalanan. Pemeriksaan kondisi kendaraan, sistem kelistrikan, serta pengamanan muatan harus dilakukan secara menyeluruh sebelum berangkat.

 

“Kami mengingatkan agar setiap kendaraan dilengkapi APAR dan memastikan semua komponen dalam kondisi baik. Ini penting untuk mencegah kejadian serupa,” tegas Ponco.

 

Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat akibat proses pemadaman dan evakuasi kendaraan. Namun, setelah api berhasil dikendalikan, jalur kembali dibuka secara bertahap dan situasi berangsur normal.

 

Kasus ini menjadi pengingat bahwa di balik pesatnya pertumbuhan industri logistik dan e-commerce, aspek keselamatan tetap harus menjadi prioritas utama. Tanpa pengawasan dan standar keamanan yang memadai, risiko di jalan bisa terjadi kapan saja dan berdampak luas.

 

G7/KMP

Pos terkait