Global7.id – Jepara,
Suasana subuh yang seharusnya tenang berubah menjadi kepanikan dan kepedihan di Desa Sowan Kidul, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara. Pada Jumat, 09 Januari 2026, sekitar pukul 05.00 WIB, kobaran api melalap rumah milik Nanang Khosim (45), seorang wiraswasta, akibat dugaan konsleting arus listrik yang menyambar bahan bakar minyak.
Peristiwa memilukan itu terjadi saat Nanang tengah beraktivitas di ruang tamu rumahnya. Dalam keheningan pagi, ia memindahkan BBM jenis Pertamax dari jerigen ke botol plastik berukuran 1,5 liter. Namun tak lama kemudian, inderanya menangkap bau asap menyengat yang berasal dari stopkontak listrik di dekatnya.
Detik-detik berikutnya menjadi mimpi buruk. Percikan api tiba-tiba keluar dari stopkontak dan langsung menyambar BBM. Api seketika membesar, menjilat ruang tamu, dan melahap dua sepeda motor yang terparkir di dalam rumah.
Kejadiannya cepat sekali. Api langsung membesar,” tutur salah satu saksi dengan suara bergetar.
Dua kendaraan roda dua milik korban, yakni Honda Vario hitam bernomor polisi K-6852-AVC dan Yamaha Mio Sporty, tak sempat diselamatkan. Nanang bersama dua saksi, Siti Mufidah (48) dan Aula Nurul Azizah (20), berupaya memadamkan api dengan air seadanya. Namun, kobaran api semakin tak terkendali.
Dalam kepanikan dan ketakutan, Nanang akhirnya menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Jepara serta melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kedung. Beberapa saat kemudian, petugas tiba dan berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke rumah warga lain.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materi yang ditinggalkan tak kecil. Api menghanguskan sebagian rumah beserta isinya, dengan estimasi kerugian mencapai Rp50 juta.
Kini, Nanang hanya bisa pasrah menatap sisa-sisa puing rumahnya. Peristiwa ini menjadi pengingat pahit betapa rapuhnya keselamatan ketika instalasi listrik dan bahan mudah terbakar berada dalam satu ruang.
Pihak kepolisian polsek kedung Jepara mengimbau masyarakat agar lebih waspada, memastikan instalasi listrik aman, serta menghindari aktivitas pemindahan BBM di dalam rumah demi mencegah tragedi serupa kembali terjadi.
G7/AR










