Tiap Musim Hujan, Jalan Jepara Arah Kelet Rusak Parah

Foto, kondisi jalan raya dari Jepara kota arah ke kecamatan Mlonggo dan kecamatan Kelet alami rusak parah akibat diguyur hujan deras.

Global7.id – Jepara,

Kondisi ruas jalan Jepara – Kelet yang berstatus sebagai jalan provinsi kembali mengalami kerusakan. Sejak datang musim hujan, ruas jalan Jepara-Kelet yang mengalami kerusakan parah salah satunya berada di Jalan Jepara kota ke arah kecamatan Mlonggo.


 

Beberapa titik jalan tampak berlubang dan membahayakan pengguna jalan. Kondisi jalan yang berlubang serta digenangi air beberapa kali membuat pengendara sepeda motor terjatuh karena lubang jalan tidak terlihat.


 

Warga Dukuh Demeling, Desa Suwawal, Kecamatan Mlonggo, Sunardi bercerita, tiga hari lalu di depan tokonya terdapat anak sekolah terjatuh kerena tersandung di lubang dengan kedalaman lebih dari 10 sentimeter.


“Sudah sering yang terjatuh di sini. Dua hari lalu ada anak sekolah jatuh. Untung tidak kenapa-kenapa,” katanya, Sabtu, (21/12/2024).


 

Beberapa waktu lalu warga sempat menguruk sebagian lubang di wilayah tersebut dengan material seadanya. Namun, karena hujan dan dilintasi kendaraan berat, urukan tersebut hilang dan lubang kembali menganga.


 

salah satu pengendara sepeda motor asal Kecamatan Bangsri, Nur Fahmi, merasakan betul susahnya melintas di jalur tersebut. Setiap pulang dan pergi bekerja, ia harus ekstra hati-hati agar tidak terjadi kecelakaan.


 

“Sambat, jalannya seperti tidak ada yang bisa dipilih. Lubang semua dan bahaya. Dari tahun ke tahun selalu begini. Tidak ada perubahan,” katanya.


 

Terpisah, Sub Koordinator Jalan dan Jembatan, Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Pati, Parjo mengakui bahwa jalan Jepara – Kelet mengalami rusak parah. Selain karena kontruksi jalan sudah buruk, cuaca ekstrem belakangan ini juga menjadi penyebab semakin parahnya lubang-lubang tersebut.

Bacaan Lainnya

 

Parjo menyebut, kerusakan paling parah berada di wilayah Kelet dan Mlonggo, dengan lebar dan kedalaman bervariasi.


 

“Sudah saya survei, sudah saya data. Dan ini sudah dan sedang kami lakukan penambalan,” Pungkasnya.***

Sumber: BTN.

Pos terkait