Program Open House Jumat Berkah yang digelar Nasi Tempong Bagong mendadak menyita perhatian warga. Berlokasi di Jl. Kartini No.40, Panggang, Kec. Jepara, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Terletak di sebelah SMPN 6 Jepara). Kegiatan itu membuat suasana sekitar warung ramai dipadati pengunjung pada Jumat (23/1/2026).
Sejak menjelang siang, antrean warga mulai terlihat di depan Warung Nasi Tempong Bagong. Tenda-tenda berwarna biru dan merah dipasang untuk menambah kenyamanan, sementara kendaraan roda dua berjejer rapat memenuhi sisi jalan.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 12.04 WIB, warga tampak datang dari berbagai kalangan. Ada ibu-ibu, remaja, pekerja, hingga anak-anak yang ikut meramaikan acara. Beberapa terlihat antre dengan tertib, sementara lainnya memilih menunggu sambil duduk di area sekitar warung.
Keramaian tersebut bukan tanpa alasan. Program Open House Jumat Berkah ini menjadi momen pertama yang digelar dengan konsep berbeda. Jika biasanya kegiatan Jumat berkah dilakukan dengan pembagian kotak makanan di luar lokasi, kali ini masyarakat diajak untuk merasakan langsung suasana makan di tempat.
Owner Nasi Tempong Bagong, Beni, saat dikonfirmasi jurnalis Global7.id, Jumat (23/1/2026), menjelaskan bahwa kegiatan Jumat berkah sudah menjadi agenda rutin tiap pekan. Namun, open house baru pertama kali dilakukan sebagai bentuk pendekatan kepada masyarakat Jepara.
“Program itu setiap Jumat, kita bagi-bagi kotak. Kalau untuk open house ini baru sekali ini. Kita ingin mencoba untuk masyarakat Jepara yang mungkin belum pernah masuk ke Warung Makan Bagong, biar merasakan di dalam situasi gimana,” ungkap Beni.
Menurutnya, program rutin berbagi makanan tetap akan berjalan seperti biasa setiap Jumat. Sedangkan open house direncanakan bisa digelar berkala, tergantung evaluasi dan kesiapan tim.
“Insya Allah nanti satu bulan sekali atau dua bulan sekali. Tapi kita tetap, setiap Jumat kita bagi-bagi di luar tempat, wajib itu. Kita keliling tetap ada. Kalau untuk open house nanti kita pikirkan lagi untuk berapa bulan sekali,” lanjutnya.
Beni menyebut, kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk syukur dan harapan agar usaha yang dijalankan bisa memberi manfaat lebih luas, terutama bagi masyarakat sekitar. Ia juga berharap warga Jepara bisa ikut menikmati makanan yang disajikan meski dengan konsep sederhana.
“Harapannya program ini untuk masyarakat, biar masyarakat menikmati apa yang kita kerjakan. Walaupun Jepara baru, kita juga baru gini, bisa merasakan lah untuk makan apa adanya yang dinikmati. Biar rezeki kita lancar juga,” jelasnya.
Di lapangan, suasana terlihat cukup padat, namun kegiatan berjalan lancar. Tim dari warung tampak sigap mengatur alur pengunjung agar antrean tetap tertib dan tidak saling berdesakan. Beberapa pengunjung terlihat membawa piring atau wadah makanan, sementara sebagian menikmati hidangan di tempat yang disediakan.
Kegiatan itu juga menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas. Padatnya parkiran motor di pinggir jalan membuat arus lalu lintas sempat melambat, namun masih terpantau aman dan terkendali.
Sejumlah warga mengaku antusias dengan konsep open house tersebut. Selain mendapat kesempatan menikmati makanan, acara ini juga memberikan suasana kebersamaan yang jarang ditemui di hari-hari biasa. Banyak yang berharap kegiatan semacam ini terus berlanjut, karena dianggap membawa dampak positif dan mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Dengan membludaknya pengunjung pada pelaksanaan perdana ini, Open House Jumat Berkah Nasi Tempong Bagong dinilai menjadi salah satu kegiatan berbagi yang cukup menarik perhatian publik di Jepara. Ke depan, jika digelar rutin, kegiatan ini berpotensi menjadi agenda sosial sekaligus kuliner yang ditunggu-tunggu warga.
G7/UCP










