Polres Jepara Masih Dalami Kasus Kematian Axsyal Rendy, Gandeng APSIFOR untuk Analisis Psikologi Forensik

Foto, kolase source sosmed & m8

JEPARA | Global7.id – Kepolisian Resor Jepara masih terus mendalami kasus kematian Axsyal Rendy, pemuda asal Desa Tubanan, Kabupaten Jepara, yang hingga kini menyita perhatian publik. Polisi menegaskan belum mengambil kesimpulan terkait penyebab kematian korban karena proses penyelidikan masih berlangsung.

 

Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP Wildan, mengatakan pihaknya masih melakukan serangkaian pendalaman untuk memastikan fakta-fakta yang berkaitan dengan kasus tersebut.

 

“Kasus ini masih dalam proses. Kami masih melakukan pendalaman dan belum bisa menyimpulkan apakah ini mengarah ke tindak pidana atau hal lainnya,” ujar AKP Wildan saat diwawancarai jurnalis Metro8.news, Rabu (13/5/2026).

 

Pernyataan tersebut disampaikan untuk merespons berbagai spekulasi yang berkembang di masyarakat, mulai dari dugaan pembunuhan hingga isu bunuh diri. Polisi meminta masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan sebelum hasil resmi penyelidikan diumumkan.

 

Dalam penanganan kasus ini, Polres Jepara juga melibatkan APSIFOR (Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia) guna membantu proses analisis secara lebih mendalam, khususnya dari sisi psikologi forensik.

 

Keterlibatan APSIFOR dinilai penting untuk mengkaji aspek psikologis yang mungkin berkaitan dengan peristiwa tersebut. Analisis dilakukan melalui asesmen terhadap kondisi psikologis korban maupun pihak-pihak terkait, termasuk penelusuran riwayat perilaku dan faktor lain yang dinilai relevan.

 

Pendekatan psikologi forensik kerap digunakan dalam kasus-kasus yang memerlukan analisis mendalam, terutama ketika penyebab kematian belum dapat dipastikan secara langsung.

 

AKP Wildan menegaskan, proses penyelidikan membutuhkan kehati-hatian agar hasil yang diperoleh benar-benar akurat. Menurutnya, pengumpulan alat bukti, pemeriksaan saksi, hingga analisis dari ahli dilakukan secara menyeluruh.

Bacaan Lainnya

 

“Mohon masyarakat bisa bersabar. Kami bekerja secara profesional dan semua masih berproses. Kami juga menunggu hasil dari APSIFOR,” katanya.

 

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak menggiring opini ataupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Spekulasi yang berkembang dinilai dapat memperkeruh situasi dan menimbulkan kesalahpahaman di tengah publik.

 

Meski proses penyelidikan membutuhkan waktu, Polres Jepara memastikan tetap berkomitmen mengungkap fakta di balik kematian Axsyal Rendy.

 

“Doakan saja semoga kasus ini cepat selesai dan hasil dari APSIFOR bisa segera keluar,” tambah AKP Wildan.

 

Kasus kematian Axsyal Rendy saat ini masih menjadi perhatian masyarakat Jepara. Kepolisian juga membuka ruang bagi masyarakat yang memiliki informasi tambahan untuk membantu proses penyelidikan.

 

Untuk sementara, publik diminta tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus sepenuhnya kepada pihak kepolisian hingga hasil resmi diumumkan.

 

G7/M8

Pos terkait