Pilpet Sengonbugel Menegang, Satu Calon Gugur! Tinggal 9 Kandidat, P5 Ungkap Alasan Diskualifikasi

GLOBAL7 JEPARA – Polemik tahapan Pemilihan Petinggi (Pilpet) Desa Sengonbugel, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, kembali mencuat. Kali ini, satu calon dinyatakan gugur sehingga peserta Pilpet Sengonbugel kini tersisa sembilan kandidat.

 

Keputusan tersebut menjadi perhatian warga, terlebih sebelumnya beredar informasi mengenai dugaan Panitia Pemilihan Petinggi (P5) mendatangi salah satu calon yang berdomisili di Jakarta.

 

Belasan warga Sengonbugel bersama salah satu calon yang disebut sebagai putra daerah kemudian mendatangi Balai Desa Sengonbugel, Selasa (18/8/2026). Mereka meminta penjelasan langsung kepada panitia terkait isu tersebut, termasuk kabar mengenai kelengkapan persyaratan calon dari luar daerah.

Salah seorang warga secara terbuka mempertanyakan informasi yang beredar kepada P5.

“Kami ingin mempertanyakan isu terkait adanya dugaan panitia mendatangi salah satu calon yang berada di Jakarta. Kabarnya persyaratannya tidak lengkap. Apakah benar?” ungkap warga tersebut.

 

Menanggapi pertanyaan itu, Ketua P5 Sengonbugel yang juga menjabat sebagai Carik Desa Sengonbugel memberikan penjelasan terkait status calon yang bersangkutan. Menurutnya, calon bernama Bambang, yang diketahui merupakan calon dari luar daerah dan berdomisili di Jakarta, telah dinyatakan gugur karena persyaratan pencalonannya belum lengkap hingga batas waktu yang ditentukan.

 

“P. Bambang calon dari luar daerah yang tinggal di Jakarta, sekarang didiskualifikasi karena persyaratannya belum lengkap. Batas maksimalnya tanggal 6 Agustus sesuai Perbup. Karena sampai batas waktu tersebut persyaratannya belum lengkap, maka kita diskualifikasi,” Ungkap P5.

 

Dengan keputusan tersebut, jumlah peserta Pilpet Desa Sengonbugel yang sebelumnya mencapai 10 calon kini menyisakan 9 kandidat.

 

Bacaan Lainnya

Namun, persoalan ini diperkirakan masih menjadi perhatian warga. Pasalnya, masyarakat tidak hanya mempertanyakan status calon yang gugur, tetapi juga meminta agar seluruh proses tahapan Pilpet dilakukan secara terbuka, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Warga berharap P5 dapat memberikan penjelasan secara terbuka terkait setiap keputusan yang menyangkut proses pencalonan, sehingga tidak menimbulkan spekulasi maupun kecurigaan di tengah masyarakat.

 

Global7/SGX

Pos terkait