Global7.id, JEPARA – Perangkat Desa Bringin, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara berinisial S resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Sabtu (25/4/2026). Keputusan tersebut diambil setelah yang bersangkutan menghadapi tekanan dari masyarakat terkait dugaan kasus perselingkuhan yang mencuat sepekan sebelumnya.
Kasus ini mulai mencuat pada Sabtu malam (18/4/2026), menyusul laporan dari keluarga korban mengenai dugaan hubungan antara S dengan seorang perempuan berinisial R, yang masih berstatus istri sah dari HE. Peristiwa tersebut memicu reaksi dari berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, dan kalangan pemuda.
Sebelumnya, pemerintah desa telah menjatuhkan sanksi administratif berupa Surat Peringatan (SP1) serta menonaktifkan S dari jabatannya sebagai Petugas Pembantu Pencatat Nikah (P3N). Namun, langkah tersebut belum meredakan tuntutan warga yang menginginkan pemberhentian secara permanen.
Pengunduran diri S disampaikan dalam pertemuan di Balai Desa Bringin pada Sabtu sekitar pukul 13.30 WIB, di hadapan Petinggi Desa Bringin, Sumardi. Dalam pernyataannya, S menyebut keputusan tersebut sebagai langkah yang telah dipertimbangkan secara matang.
“Keputusan ini sudah saya pertimbangkan matang. Demi keluarga dan anak-anak, serta untuk menghindari beban psikis yang lebih berat,” ujarnya. Ia juga mengakui kesalahan yang telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Proses pengunduran diri tersebut disaksikan oleh Carik Desa Abdul Syukur serta Kasi Pemerintahan Apris Arumba Dewi. Dalam kesempatan yang sama, S turut menyampaikan permohonan maaf kepada warga Desa Bringin dan jajaran pemerintahan Kecamatan Batealit.
Petinggi Desa Bringin, Sumardi, menyatakan pihaknya menerima pengunduran diri tersebut sebagai langkah untuk menjaga kondusivitas masyarakat. “Ini adalah keputusan terbaik demi menjaga kondusivitas Desa Bringin,” katanya.
Setelah pengunduran diri tersebut, pemerintah desa menggelar rapat bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan paguyuban RT/RW. Dengan terpenuhinya tuntutan warga, situasi di Desa Bringin dilaporkan kembali kondusif.
Pemerintah desa juga mengimbau agar permasalahan yang terjadi dapat diselesaikan secara kekeluargaan oleh pihak-pihak terkait. Masyarakat diharapkan dapat kembali menjaga persatuan serta memulihkan hubungan sosial yang sempat terganggu.
G7/SB










