Global7.id – Jepara,
Sabtu, 12 Juli 2025.
Bertempat di Astana Hinggil, Desa Sumosari, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Anggota Komisi VIII DPR RI H. Abdul Wachid secara resmi mengumumkan dimulainya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2025/2026.
Dalam sambutannya, Abdul Wachid menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat adalah gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk memuliakan keluarga miskin dan memfasilitasi kebangkitan wong cilik melalui pendidikan gratis dan berkualitas.
“Sekolah Rakyat hadir untuk mencetak agen perubahan dari setiap keluarga miskin, guna memutus rantai kemiskinan antargenerasi,” tegasnya.
Jepara Buka Tiga Kelas Sekolah Rakyat
Tahun ini, Kabupaten Jepara membuka 3 kelas Sekolah Rakyat, seluruhnya untuk jenjang Sekolah Dasar (SD). Sementara waktu, kegiatan belajar mengajar akan berlangsung di gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Pecangaan, sambil menunggu pembangunan gedung Sekolah Rakyat permanen yang diproyeksikan di Kecamatan Pakis Aji selesai.
Siapa yang Bisa Mendaftar?
Calon siswa Sekolah Rakyat adalah:
Anak dari keluarga penerima manfaat (KPM) Desil 1 & 2 dalam basis data DTSEN.
Memiliki motivasi tinggi untuk belajar.
Didukung penuh oleh orang tua/wali.
Sehat jasmani dan rohani.
Mendapat izin tinggal di asrama sekolah (wajib).
Semuanya Gratis dan Berasrama
Sekolah Rakyat memberikan layanan pendidikan gratis mencakup:
Biaya sekolah
Biaya makan harian
Biaya seragam
Biaya tinggal di asrama
Misi Sekolah Rakyat:
1. Menyediakan pendidikan berkualitas untuk jenjang lanjutan
2. Membentuk semangat pantang menyerah dan daya juang
3. Menanamkan kepemimpinan dan cinta tanah air
4. Membangun karakter, akhlak mulia, dan rasa percaya diri
Kurikulum dan Pendampingan Unggulan
Sekolah Rakyat menerapkan kurikulum nasional, ekstrakurikuler, pendidikan karakter, nasionalisme, keterampilan, hingga keagamaan. Setiap siswa didampingi wali asrama profesional yang berperan sebagai pembimbing dan pengganti orang tua selama di asrama.
Target Lulusan Sekolah Rakyat:
Memiliki kecerdasan intelektual dan nilai akademik tinggi
Bermental tangguh dan berjiwa kepemimpinan
Nasionalis, religius, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global
Mekanisme Pendaftaran:
1. Jemput bola & pendaftaran partisipatif
2. Seleksi administrasi
3. Penetapan calon peserta oleh kepala daerah
4. Home visit dan wawancara
5. Penetapan peserta didik
6. Pengumuman hasil seleksi
7. Pemeriksaan kesehatan
8. Pemanggilan masuk asrama
9. Registrasi
10. Mulai pembelajaran
Isu yang Masih Diperhatikan:
Pemeriksaan kesehatan bagi calon siswa dari luar daerah
Penambahan titik lokasi Sekolah Rakyat hingga 200 titik nasional
Kesiapan sarana dan prasarana permanen
Dengan pendekatan yang menyeluruh, gratis, berasrama, dan berbasis karakter, Sekolah Rakyat menjadi titik balik masa depan anak-anak dari keluarga tidak mampu, serta instrumen konkret dalam memutus mata rantai kemiskinan struktural di Indonesia.
G7/AR










