Global7.id – Bandung,
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah puluhan siswa di Dayeuhkolot ramai-ramai mengembalikan paket makanan ke dapur penyedia. Aksi tersebut viral di media sosial dan memicu perhatian luas publik.
Peristiwa ini terjadi pada Selasa, 7 April 2026, di SMPN 1 Dayeuhkolot, Desa Citeureup. Dalam video yang beredar, para siswa terlihat membawa ompreng berisi makanan sambil mengeluhkan aroma tidak sedap.
“Bau Ketek!” Jadi Sorotan
Sejumlah siswa bahkan terdengar berteriak:
“Bau… bau kelek (ketiak) MBG-na!”
Aksi tersebut berlangsung spontan. Para siswa kemudian berjalan menuju dapur SPPG yang berada tidak jauh dari sekolah untuk mengembalikan makanan secara langsung.
Menu Lengkap, Tapi Diduga Bermasalah
Berdasarkan informasi yang dihimpun, menu MBG yang dibagikan saat itu terdiri dari:
Nasi putih
Rendang ayam
Tempe orek
Acar timun wortel
Buah melon
Namun, saat dibuka, makanan disebut mengeluarkan bau tak sedap sehingga memicu penolakan dari para siswa.
Baca Juga: Saat Efisiensi Digaungkan, Video 70 Ribu Motor Listrik MBG Rp56 Juta Bikin Heboh
Dapur Ditutup Sementara, Sampel Diuji
Kapolsek Dayeuhkolot, AKP Triyono, membenarkan kejadian tersebut pada Rabu, 8 April 2026. Ia menyatakan pihak Forkopimcam telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan.
Saat ini:
Sampel makanan telah diambil oleh tim kesehatan
Uji laboratorium sedang dilakukan
Operasional dapur MBG dihentikan sementara
Langkah ini diambil guna memastikan keamanan konsumsi bagi siswa.
Kepercayaan Publik Jadi Taruhan
Insiden ini menambah daftar polemik dalam pelaksanaan program MBG di sejumlah daerah. Evaluasi menyeluruh dinilai penting agar kejadian serupa tidak terulang.
Jika tidak ditangani serius, kasus ini berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap program yang sejatinya bertujuan meningkatkan gizi anak-anak Indonesia.
G7/KMP










