Global7.id – Tasikmalaya,
Insiden mengejutkan terjadi di Kabupaten Tasikmalaya. Ratusan siswa dilaporkan mengalami gejala keracunan massal setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Peristiwa ini mencuat usai puluhan siswa dari SMAN 1 Cisayong secara bersamaan mengeluhkan kondisi kesehatan yang menurun drastis pada Rabu, 8 April 2026.
114 Siswa Terdampak, Belasan Harus Dirawat
Data sementara mencatat, sedikitnya 114 siswa mengalami gejala seperti mual, muntah, pusing hingga sesak napas. Kondisi ini muncul hanya beberapa jam setelah mereka menyantap makanan yang dibagikan di sekolah.
Menu yang dikonsumsi saat itu meliputi:
Nasi
Sop ayam
Tempe goreng
Buah melon
Dari jumlah tersebut, sekitar 15 siswa sempat dilarikan ke fasilitas kesehatan, termasuk Puskesmas Cisayong untuk mendapatkan penanganan medis.
Beruntung, sebagian besar siswa kini telah diperbolehkan pulang setelah kondisi mereka berangsur membaik.
Orang Tua Panik, Gejala Muncul Serentak
Salah satu orang tua siswa mengungkapkan bahwa anaknya mulai merasakan gejala pada malam hari setelah menyantap makanan dari program tersebut.
Yang membuat situasi makin mengkhawatirkan, keluhan muncul hampir bersamaan pada banyak siswa, mengindikasikan dugaan kuat adanya kejadian keracunan massal.
Baca Juga: Viral! Siswa Dayeuhkolot Kembalikan MBG, Keluhkan ‘Bau Ketek’ dari Menu
Aktivitas Sekolah Terganggu
Pihak sekolah membenarkan jumlah siswa terdampak cukup besar, meski tidak semuanya membutuhkan perawatan intensif.
Namun, kejadian ini tetap berdampak pada kegiatan belajar mengajar. Sejumlah siswa masih merasakan gejala ringan hingga keesokan harinya.
Polisi Turun Tangan, Sampel Makanan Diuji
Kasus ini kini dalam penyelidikan aparat kepolisian. Sampel makanan yang dikonsumsi siswa telah diamankan untuk diuji di laboratorium.
Pihak berwenang berupaya memastikan:
Apakah terdapat kontaminasi makanan
Atau kesalahan dalam proses distribusi dan pengolahan
Baca Juga: DPR Murka! Motor Listrik Program MBG Disorot, Diduga Langgar Anggaran Negara
Sorotan Keras untuk Program MBG
Insiden ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan kualitas dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program yang seharusnya meningkatkan gizi siswa, justru memicu kekhawatiran publik jika tidak diawasi dengan ketat.
Ke depan, pengawasan distribusi, kebersihan makanan, hingga standar keamanan konsumsi menjadi hal krusial agar kejadian serupa tidak terulang.
Kasus dugaan keracunan massal di Tasikmalaya ini bukan sekadar insiden biasa, melainkan peringatan keras bagi seluruh pihak terkait agar lebih serius dalam menjamin keamanan pangan bagi pelajar.
Jika terbukti ada kelalaian, bukan tidak mungkin kasus ini akan berbuntut panjang secara hukum.
G7/KMP










