Semarang Bergejolak! Mahasiswa Kepung Kodim, Desak Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka Mundur

Ratusan mahasiswa demo di depan Kodim 0733 Semarang tuntut Prabowo-Gibran mundur dan TNI keluar dari jabatan sipil
Ratusan mahasiswa demo di depan Kodim 0733 Semarang tuntut Prabowo-Gibran mundur dan TNI keluar dari jabatan sipil

Global7.id – Semarang, 

Gelombang protes mahasiswa kembali mengguncang Kota Semarang. Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus turun ke jalan dan menggeruduk Markas Kodim 0733 Semarang, Kamis (9/4/2026) sore.

 

Aksi yang berlangsung di kawasan Jalan Pemuda ini langsung menyita perhatian publik. Massa terlihat memadati titik aksi sejak pukul 15.15 WIB, setelah sebelumnya berkumpul di depan Kantor Pos Johar.

 

Dengan membawa spanduk dan pengeras suara, mahasiswa menyuarakan tuntutan keras terhadap pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

 

“TURUNKAN PRABOWO-GIBRAN!” teriak orator dari atas mobil komando, disambut riuh massa aksi.

 

Tuntutan Tegas: TNI Harus Kembali ke Barak

Tidak hanya soal kepemimpinan nasional, mahasiswa juga menyoroti peran militer dalam ranah sipil. Mereka menuntut agar Tentara Nasional Indonesia tidak lagi menduduki jabatan sipil.

 

“Kembalikan TNI ke barak!” menjadi salah satu seruan utama yang menggema di depan Kodim.

 

Selain itu, massa juga mendesak reformasi besar dalam sistem peradilan militer serta meminta pencopotan Panglima TNI Agus Subianto.

Bacaan Lainnya

 

Sorotan Kebijakan: MBG hingga Koperasi Merah Putih Dikritik

Salah satu orator dari kalangan mahasiswa, Septia Linasari (21), mengungkapkan kekhawatiran terhadap sejumlah program pemerintah.

 

Ia menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai masih menyimpan banyak persoalan teknis. Menurutnya, kesalahan operasional bisa berdampak sistemik jika tidak segera diperbaiki.

 

Tak hanya itu, program Koperasi Merah Putih juga ikut disorot. Mahasiswa menilai kebijakan tersebut perlu dikaji ulang, terutama di tengah tekanan anggaran negara akibat subsidi BBM.

 

Baca Juga: Demo DPR Memanas! Seruan “Prabowo Penakut” Menggema dari Massa Aksi

 

“Skala prioritas harus jelas. Jangan sampai kebijakan justru menimbulkan masalah baru,” tegasnya.

 

Ancaman Aksi Lanjutan: Dari Jalanan ke Jalur Hukum

Mahasiswa menegaskan bahwa aksi ini bukan yang terakhir. Jika tuntutan tidak direspons, mereka siap melanjutkan langkah melalui jalur hukum, termasuk judicial review ke Mahkamah Konstitusi.

Aksi ini disebut sebagai “gertakan awal” untuk mendorong perubahan.

 

Gelombang Tekanan Publik Kian Menguat

Aksi di Semarang ini menambah daftar panjang demonstrasi mahasiswa di berbagai daerah yang mengkritik kebijakan pemerintah dan peran militer dalam ruang sipil.

Situasi ini menjadi sinyal bahwa tekanan publik terhadap pemerintah pusat terus meningkat, seiring berbagai isu nasional yang belum mereda.

 

G7/JPNN

Pos terkait