Global7.id – Jepara,
Daftar tunggu atau waiting list dicatat panitia haji di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jepara, terus meningkat dan perkiraan daftar tunggu haji di Kota Ukir mencapai 29 tahun.
Ungkap Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jepara, Muh Habib yang menjelaskan bahwa antrean keberangkatan haji hingga puluhan tahun juga terjadi di daerah-daerah lain. Untuk itu dia berharap warga Jepara yang sudah pernah berangkat haji agar memberikan kesempatan kepada orang yang belum menjalankan ibadah ke Tanah Suci.
“Kepada yang sudah haji, kami cenderung memberikan nasihat, yaitu berikanlah kesempatan bagi orang lain yang sama sekali belum pernah haji. Meski pun aturannya diperbolehkan. Tapi kan, alangkah lebih baiknya memberi kesempatan bagi orang lain yang belum pernah. Jadi nanti tidak menambah kursi masa tunggu haji,” ujar Habib, Senin (18/7/2022).
Hingga saat ini, pendaftaran haji masih banyak diminati masyarakat. Pendaftar calon haji berasal dari usia muda dan lanjut usia. Dalam sehari jumlah pendaftar sekira 10-20 orang.
Menurut Habib, antrean daftar tunggu haji di Kabupaten Jepara, bisa dipersingkat apabila ada tambahan kuota. Untuk itu, dia berharap, pada tahun-tahun mendatang Indonesia dan Kabupaten Jepara mendapat kuota tambahan sehingga antrean haji bisa terurai.

Sementara itu, seluruh rombongan jemaah haji asal Kabupaten Jepara tiba dengan selamat di Pendapa RA. Kartini dengan selamat. Rombongan pertama yang tiba berasal dari kelompok terbang (kloter) 2. Sebanyak 22 orang yang usai menjalankan ibadah di Tanah Suci tiba di pendapa, Sabtu (16/7) siang.
Pada tahun ini jemaah haji asal Kabupaten Jepara, tergabung dalam tiga kloter, yakni kloter 2, 3, 4. Kloter terakhir telah tiba di Bumi Kartini, Senin subuh.
Habib mengatakan, “Dari 524 jemaah haji yang berangkat ke Tanah Suci, 522 orang sudah tiba di Jepara. “Alhamdulillah, semuanya sudah pulang,” kata Habib, Senin.
Habib mengungkapkan, selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi. Ada satu jemaah yang meninggal dunia di Mekkah. Almarhum meninggal sebelum prosesi haji. Sementara satu jemaah lagi ikut kloter 31, tergabung dengan jemaah haji asal Brebes dan Banjarnegara.
Satu jemaah haji asal Desa Bulungan, Kecamatan Pakisaji, meninggal dunia. (Almarhum) Disalatkan di Masjidilharam dan dimakamkan di Mekkah,” imbuhnya.***
Sumber: Kemenag Jepara
(Setiyadi Global7.id)










