Global7.id – Jepara,
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RA Kartini Kabupaten Jepara sudah menyediakan 30 tempat tidur untuk pasien kategori Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) ketika gagal dalam pemilu 2024.
Demikian yang disampaikan, Direktur RSUD RA Kartini Jepara dr Tri Iriantiwi kepada Tribunjateng, Senin (29/1/2024). Dia mengatakan bahwa pihaknya sudah memiliki hampir puluhan tempat tidur gangguan jiwa jika dibutuhkan.
“Fasilitasnya itu hampir 30 TT, ada perawatan jiwa,” kata dr Tri Iriantiwi.
Meski sudah menyediakan tempat tidur kata dia, pihaknya tidak mengkhususkan untuk pasien gangguan jiwa akibat gagal pemilu 2024.
“Tidak perlu kesiapan sendiri, jadi saya rasa bad yang sudah ada sudah cukup,” ujarnya.
Namun ia ingin para caleg tidak masuk dalam ruang tersebut.
“Kami berharap tidak masuk kesana yah,” ucapnya.
Dia menjelaskan pihaknya sudah memiliki dua lantai untuk perawatan pasien gangguan jiwa mulai dari yang ringan hingga berat.
“Yang berat kami sendirikan perlu di isolasi, sudah ada tempatnya yang stabil kami juga memiliki tempatnya sendiri. Ada dua lantai,” jelasnya.
Direktur RSUD R A Kartini Jepara menambahkan di tahun sebelumnya pun tidak ada caleg yang dirawat di ruangan pasien gangguan jiwa.
“Selama ini belum ada caleg yang dirawat, semoga mereka sudah siap mental,” tuturnya.
Disisi lain, Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan dan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara, dr Vita Ratih Nugraheni mengatakan sudah siap menyediakan tenaga kesehatan yang mampu merawat pasien gangguan jiwa dari tingkat puskesmas hingga rumah sakit.
“Mulai dari puskesmas sampai dengan rumah sakit mereka untuk tenaga kesehatannya ada dokter kemudian para medis itu sudah terlatih,” kata Vita.
Dia ingin dengan kesiapan itu bisa mengantisipasi adanya gangguan jiwa yang tidak tertangani.
“Paling tidak untuk mendeteksi dini kearah gangguan jiwa, jangan sampai ada gangguan jiwa dulu baru deteksi dini, itu sudah kami latih,” pungkasnya.***
Sumber: Tj.










