Global7.id – Jepara, Sebuah rumah di RT3/RW3 Desa Dongos, Kecamatan Kedung, Jepara ambruk usai diterjang angin kencang dan hujan deras. Rumah yang roboh tersebut diketahui dihuni Agus Salim, 49, itu rusak parah setelah diterpa hujan dan angin yang terjadi Selasa (30/1) malam.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, kejadian tersebut terjadi Selasa (30/1) malam. Rumah yang sebagian besar komponennya berasal dari kayu tersebut sudah lapuk.
Sehingga, saat terjadi hujan dan angin kencang, tak mampu menahannya dan kerusakan terparah disebabkan karena komponen atap yang jatuh ke bawah. Beruntung, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa dan kerugiannya ditaksir mencapai Rp 10 juta.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Jepara Arwin Noor Isdiyanto pun telah menghimbau masyarakat agar waspada terhadap potensi bencana yang terjadi. Mulai dari angin kencang, banjir, hingga tanah longsor.
Apalagi, status bencana Jepara saat ini telah dinaikkan dari siaga darurat, kini menjadi tanggap darurat. Status tersebut berlaku hingga akhir bulan mendatang.
”Perkiraan curah hujan di Februari akan cukup tinggi intensitasnya. Dan disertai angin dan petir,” terangnya.
Berdasarkan info dari Badan Meteorologi Kilimatologi dan Geofisika (BMKG), cuaca ekstrim berupa hujan lebat dan angin kencang akan melanda wilayah Jepara sejak akhir Januari.
Itu disebabkan adanya aktivitas Monsun Asia yang disertai adanya potensi seruakan dingin. Sehingga berpengaruh terhadap peningkatan massa udara basah di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan ekuator, termasuk sekitar wilayah Jawa Tengah.***
Sumber: RK.










