Global7.id – Jepara,
Pemerintah Kabupaten Jepara bersama Badan Pusat Statistik (BPS) resmi mengumumkan bahwa Sensus Ekonomi 2026 (SE 2026) akan mulai dilaksanakan pada Mei hingga Juni 2026. Seluruh pelaku usaha, baik skala kecil, menengah, hingga industri besar, diminta bersiap menerima kedatangan petugas sensus dan menyediakan data usaha yang lengkap.
Pengumuman ini disampaikan dalam kegiatan persiapan sensus yang dihadiri BPS Jepara, pemerintah daerah, hingga para pemangku kepentingan ekonomi. BPS menegaskan bahwa sensus ini akan menjadi salah satu kegiatan statistik terbesar di Indonesia untuk memetakan kondisi perekonomian terkini, termasuk di Kabupaten Jepara.
Memotret Kondisi Usaha Jepara Secara Menyeluruh
Kepala BPS Jepara Isnaini menjelaskan bahwa SE 2026 akan mencakup pendataan seluruh kegiatan ekonomi di luar sektor pertanian. Industri mebel, UMKM kuliner, perdagangan, jasa transportasi, pariwisata, ekonomi kreatif, dan berbagai bentuk usaha lainnya akan menjadi bagian dari pendataan.
Menurutnya, data yang dikumpulkan bukan hanya soal jumlah usaha, tetapi juga struktur, karakteristik, jumlah tenaga kerja, hingga tantangan yang dihadapi pelaku usaha. Informasi ini sangat penting untuk menggambarkan kondisi ekonomi Jepara secara nyata dan terukur, Terang Isnaini Kamis 11 Desember 2025.
Pemerintah Daerah Berharap Data Lebih Akurat untuk Perencanaan Pembangunan
Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar, menegaskan dukungannya terhadap pelaksanaan SE 2026. Ia menyebut bahwa sensus ekonomi menjadi fondasi penting bagi perencanaan pembangunan daerah lima tahun ke depan.
“Data yang akurat akan membantu pemerintah melihat potensi dan persoalan usaha secara lebih jelas, termasuk sektor ekonomi kreatif yang sedang berkembang pesat di Jepara,” ujarnya dalam forum tersebut.
Pemerintah berharap pendataan ini mampu memperkuat basis kebijakan, mulai dari pemberdayaan UMKM, penataan industri mebel, hingga pengembangan peluang investasi baru.
BPS Minta Masyarakat Terlibat Aktif
BPS mengimbau masyarakat, khususnya para pelaku usaha, agar:
- Menerima petugas sensus yang datang ke lokasi usaha.
- Menyediakan data yang benar dan bisa dipertanggungjawabkan.
- Tidak ragu bertanya jika membutuhkan penjelasan mengenai proses pendataan.
Partisipasi masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan SE 2026 agar data ekonomi yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan.
Mengapa SE 2026 Penting Bagi Jepara?
- Membantu pemetaan usaha secara detail pada level desa hingga kabupaten.
- Menjadi dasar perumusan kebijakan ekonomi dan perencanaan anggaran.
- Mendukung pengembangan UMKM dan sektor kreatif.
- Menunjukkan kekuatan ekonomi Jepara untuk menarik investasi baru.
- Menjadi acuan dalam membaca pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Dengan posisi Jepara sebagai daerah industri mebel, pusat UMKM, sekaligus wilayah wisata, SE 2026 diharapkan dapat menggambarkan potensi besar daerah ini secara lebih lengkap.
Menuju Jepara yang Lebih Tertata dan Berbasis Data
Pelaksanaan SE 2026 tidak hanya menjadi agenda nasional, tetapi juga momentum penting bagi Jepara untuk memperkuat pembangunan ekonomi berbasis data. Dengan keterlibatan aktif seluruh pelaku usaha, hasil sensus dapat digunakan untuk mengarahkan kebijakan agar lebih tepat sasaran dan mendukung kemajuan daerah.
G7/BPS










