Driver Perempuan di Kudus Jadi Korban Perampasan Dini Hari, HP Direnggut Saat Mengantar Pesanan Pelaku Kabur dalam Gelap

Foto, ilustrasi pembegalan motor di Kudus

Global7.id – Kudus, 

Aksi kejahatan jalanan kembali menggegerkan Kabupaten Kudus. Seorang pengantar pesanan online, Iin Agustin (50), menjadi korban perampasan pada Selasa dini hari (09/12/2025). Peristiwa itu terjadi saat korban mengantar pesanan di kawasan Jl. Amarta Raya, depan Perum Gerbang Harapan, Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kudus, sekitar pukul 03.30 WIB.

 

Korban yang saat itu mengendarai motor Honda Beat Nopol K 49 RT, tiba-tiba dipepet oleh dua pria tidak dikenal yang berboncengan sepeda motor. Motor pelaku tidak sempat terlihat jelas karena kejadian berlangsung sangat cepat.

 

Pelaku yang dibonceng turun terlebih dahulu, kemudian langsung merampas HP Oppo Reno8 milik korban yang diletakkan pada holder di bagian depan motor. Nilai kerugian diperkirakan mencapai Rp 3,2 juta.

 

Setelah mengambil paksa ponsel korban, kedua pelaku langsung tancap gas ke arah jalan besar dan menghilang dalam gelap.

 

Korban mengaku sempat mengejar sambil berteriak “maling-maling!”, namun kehilangan jejak pelaku saat tiba di pertigaan Bae.

“Saya teriak ‘maling-maling,’ lalu mengejarnya. Tapi sampai pertigaan Bae, saya sudah tidak tahu ke mana larinya,” ujar korban kepada petugas.

 

Dalam keadaan panik, korban mendatangi Polsek Bae sekitar pukul 03.45 WIB. Namun karena situasi terasa sepi dan korban masih harus menyelesaikan pengiriman pesanan pelanggan, ia memilih melanjutkan pekerjaannya lebih dulu.

 

Kapolsek Bae, Iptu Madiono, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut korban sudah kembali datang dan membuat laporan resmi pada pukul 10.00 WIB.

Bacaan Lainnya

 

“Betul, tadi sekitar jam sepuluh pagi korban didampingi temannya sudah melapor. Saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujar Iptu Madiono.

 

Pihak Polsek Bae bersama Satreskrim Polres Kudus kini tengah melakukan penyelidikan intensif. Polisi juga mendalami rekaman CCTV yang kemungkinan berada di sekitar lokasi kejadian untuk mengungkap identitas dan jejak pelarian para pelaku.

 

Kasus ini menambah daftar kejadian kejahatan jalanan di Kudus, terutama pada jam-jam rawan dini hari. Warga diimbau lebih berhati-hati saat berkendara malam atau pagi buta, terutama bagi pekerja layanan antar yang sering beraktivitas pada jam sepi.

 

 

G7/JP

Pos terkait