Global7.id – Jepara,
Jalan Rusak Makan Korban kembali terjadi di Kabupaten Jepara. Sebuah truk bermuatan triplek dilaporkan mengalami insiden hingga patah as saat melintas di wilayah Desa Wedelan, Jepara, tepatnya di jalur dekat Pos Polisi Jalan Lingkar, Sabtu (19/1/2026), Pukul 10.30 WIB. Kejadian tersebut membuat arus lalu lintas sempat tersendat dan memicu kemacetan di sekitar lokasi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi jalan di titik tersebut terlihat berlubang, bergelombang, dan licin usai hujan. Sejumlah lubang bahkan tertutup genangan air, sehingga pengendara sulit memperkirakan kedalaman jalan rusak saat melintas. Situasi ini dinilai semakin berbahaya ketika kendaraan yang lewat merupakan kendaraan bermuatan berat seperti truk pengangkut material.
Truk bermuatan triplek tersebut tampak berhenti dalam kondisi tidak bisa melanjutkan perjalanan. Warga sekitar mengatakan, insiden itu terjadi setelah kendaraan menghantam lubang cukup dalam, sehingga bagian kendaraan mengalami kerusakan dan akhirnya patah pada bagian as. Kejadian ini pun langsung menjadi perhatian pengendara lain yang melintas karena laju kendaraan di sekitar lokasi menjadi ikut terganggu.
Menurut keterangan warga sekitar bernama Kaito Hiro, insiden tersebut diduga kuat terjadi akibat kerusakan jalan yang sudah lama dikeluhkan masyarakat. Ia menyebut kondisi lubang di jalur itu bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
“Jalannya berlubang parah, truk muatan triplek sampai patah as,” ujar Kaito Hiro kepada Global7.id.
Ia menambahkan, dampak dari kejadian tersebut tidak hanya dirasakan oleh sopir truk, namun juga pengguna jalan lainnya yang melintas di jalur tersebut. Sebab, kendaraan yang berhenti membuat ruang jalan menyempit, sementara arus kendaraan di jam-jam tertentu cukup ramai.
“Peristiwa ini menyebabkan kemacetan,” lanjutnya.
Akibat insiden itu, sejumlah pengendara terlihat harus melaju pelan dan bergantian saat melintas. Beberapa kendaraan roda dua memilih menepi sejenak untuk menghindari titik licin dan lubang jalan. Sementara pengendara roda empat tampak mengurangi kecepatan karena khawatir terjadi benturan keras saat melewati lubang yang tertutup air.
Kejadian Truk Muatan Triplek Patah As di Desa Wedelan Jepara ini juga kembali membuka pembicaraan warga soal kondisi jalan yang membutuhkan perhatian serius. Warga sekitar berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan, terutama pada titik-titik yang sudah diketahui rusak parah. Menurut warga, jalan tersebut merupakan akses penting yang kerap digunakan masyarakat, termasuk jalur kendaraan pengangkut barang, sehingga kerusakannya dinilai akan terus menimbulkan risiko bila tidak segera ditangani.
Selain itu, faktor cuaca juga dianggap memperparah kondisi jalan. Ketika hujan turun, permukaan jalan menjadi lebih licin dan lubang tertutup genangan, membuat potensi kecelakaan semakin tinggi. Pengendara yang tidak mengetahui kondisi jalur bisa saja terkejut ketika roda masuk lubang, terutama pengendara motor yang paling rentan terpeleset.
Warga juga meminta agar di lokasi tersebut setidaknya diberi penanda atau rambu sementara jika perbaikan belum dapat dilakukan dalam waktu dekat. Hal ini dinilai dapat membantu pengendara lebih waspada saat melintas, khususnya pada malam hari atau saat hujan deras.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun insiden ini menjadi pengingat bagi semua pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat melintas di jalur yang kondisinya tidak rata, terutama kendaraan dengan muatan berat. Pengendara diimbau mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, dan memilih jalur yang paling memungkinkan untuk menghindari benturan.
G7/UCP










