Ngeri! Jalan Berlubang Menganga di Jepara Ini Intai Korban, Perbaikan Masih Terganjal Lelang

jalan berlubang di kawasan kandang sapi jepara membahayakan pengendara
jalan berlubang di kawasan kandang sapi jepara membahayakan pengendara

Global7.id – Jepara, 

Kondisi jalan rusak parah di kawasan Kandang Sapi, tepatnya di Jalan P. Syarif RT 03 RW 01, Kelurahan Saripan, Kabupaten Jepara, menuai keluhan serius dari warga. Jalan berlubang yang semakin menganga tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dinilai sangat membahayakan keselamatan para pengguna jalan, baik pengendara sepeda motor maupun mobil.

 

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa kerusakan jalan sudah berada pada tahap mengkhawatirkan. Lubang yang cukup dalam terlihat di beberapa titik, membuat kendaraan harus melambat bahkan bergantian saat melintas. Pada malam hari, kondisi ini semakin rawan karena minimnya pencahayaan di sekitar lokasi.

 

Salah satu warga setempat mengungkapkan bahwa kerusakan jalan tersebut sudah terjadi sejak sebelum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau sekitar awal tahun 2026. Namun hingga kini, belum ada tanda-tanda perbaikan yang signifikan dari pihak terkait. Bahkan, kondisi jalan justru semakin memburuk akibat terus dilintasi kendaraan setiap hari.

 

“Sudah lama rusak, tapi belum juga diperbaiki. Kalau hujan, lubangnya tertutup air jadi makin berbahaya karena tidak terlihat,” ujar seorang warga yang tinggal tak jauh dari lokasi.

 

Keluhan warga bukan tanpa alasan. Jalan tersebut merupakan akses penting bagi aktivitas masyarakat sehari-hari, termasuk distribusi barang dan mobilitas warga. Kerusakan yang dibiarkan terlalu lama dikhawatirkan bisa memicu kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara roda dua.

 

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jepara, Hery Yulianto, menjelaskan bahwa perbaikan jalan masih dalam proses administrasi. Hingga saat ini, proyek tersebut masih menunggu hasil lelang melalui sistem e-procurement.

 

“Perbaikan belum bisa dilakukan karena masih menunggu proses lelang selesai,” jelasnya saat dikonfirmasi pada Kamis (16/04/2026).

 

Bacaan Lainnya

Meski demikian, warga berharap proses tersebut tidak berlarut-larut. Mereka meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat agar kerusakan tidak semakin parah dan membahayakan lebih banyak pengguna jalan.

 

Baca Juga: VIRAL! Warga Jepara Terekam CCTV Buang Sampah di Jalan Protokol, Ada yang Datang Pakai Mobil Mewah

 

Selain itu, warga juga memberikan masukan terkait metode perbaikan yang sebaiknya dilakukan. Mereka menyarankan agar pembangunan jalan nantinya menggunakan struktur box culvert atau gorong-gorong beton bertulang. Hal ini dinilai penting karena di bawah jalan tersebut terdapat saluran air yang berfungsi sebagai drainase.

 

Menurut warga, kerusakan yang terjadi saat ini diduga karena sebelumnya jalan dibangun tanpa struktur penopang yang kuat. Akibatnya, ketika tanah di bawahnya tergerus air, permukaan jalan menjadi amblas dan akhirnya berlubang.

 

“Di bawahnya itu ada saluran air. Kalau tidak pakai box culvert, ya pasti gampang rusak lagi. Harapannya nanti dibangun yang lebih kuat,” tambah warga lainnya.

 

Penggunaan box culvert sendiri dikenal sebagai solusi konstruksi yang lebih kokoh dan tahan lama, terutama untuk jalan yang berada di atas saluran air. Struktur ini mampu menopang beban kendaraan dengan lebih baik, sekaligus menjaga kelancaran aliran air di bawahnya.

 

Kondisi ini menjadi pengingat pentingnya perencanaan infrastruktur yang matang dan berkelanjutan. Jalan bukan sekadar fasilitas penghubung, tetapi juga penopang utama aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

 

Kini, warga hanya bisa berharap agar proses lelang segera rampung dan perbaikan bisa segera direalisasikan. Mereka ingin akses jalan kembali aman dilalui tanpa rasa khawatir, sekaligus memastikan bahwa pembangunan yang dilakukan benar-benar berkualitas dan tidak sekadar tambal sulam.

 

Jika tidak segera ditangani, kerusakan jalan di kawasan Kandang Sapi ini berpotensi menimbulkan dampak yang lebih luas, mulai dari kecelakaan hingga terganggunya aktivitas ekonomi lokal. Pemerintah pun diharapkan dapat bergerak cepat agar keresahan warga tidak terus berlarut.

 

G7/KRTN

Pos terkait