Innalillahi.. Bocah 10 Tahun di Kudus Tewas Tenggelam di Embung Plumbungan, Terpeleset Saat Ambil Ikan Merah

Foto, Bocah 10 Tahun di Kudus Tewas Tenggelam di Embung Plumbungan, Terpeleset Saat Ambil Ikan Merah

Global7.id – Kudus, 

Bocah 10 Tahun di Kudus Tewas Tenggelam setelah terpeleset saat bermain di sekitar Embung Plumbungan, Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, pada Minggu (25/1/2026) pagi. Korban diketahui sedang lari pagi bersama teman-temannya sebelum insiden tragis terjadi.

 

Peristiwa memilukan ini dibenarkan Kapolsek Jekulo AKP Danail Arifin. Menurut keterangan kepolisian, korban diduga terpeleset saat bermain di tepi embung bersama teman-temannya.

 

Berangkat Lari Pagi, Berujung Petaka

Kapolsek menjelaskan, kejadian bermula ketika korban bersama tiga rekannya berangkat dari rumah sejak pukul 05.00 WIB. Mereka berniat lari pagi sekaligus bermain di sekitar area Embung Plumbungan yang letaknya tidak jauh dari permukiman warga.

 

Sekitar pukul 07.00 WIB, korban melihat sesuatu yang membuat perhatiannya teralihkan. Di dalam embung, tampak seekor ikan berwarna merah yang menarik perhatian korban.

 

Korban lalu berusaha mengambil ikan tersebut menggunakan wadah cup minuman. Namun, langkah korban yang terlalu mendekat ke tepi air berujung tragis.

 

“Korban mencoba mengambil ikan di tepi embung, lalu terpeleset dan jatuh ke dalam embung,” ungkap AKP Danail Arifin.

 

Embung tersebut diketahui memiliki kedalaman sekitar 3 hingga 4 meter, membuat korban kesulitan menyelamatkan diri.

Bacaan Lainnya

 

Teman Korban Menangis, Warga Berusaha Menolong

Melihat korban terjatuh, teman-temannya sontak panik dan menangis histeris. Dua anak kemudian berlari mencari bantuan hingga bertemu seorang warga bernama Saeful Anwar (47) yang saat itu berada tidak jauh dari lokasi.

 

Saeful lalu mengajak Muhammad Ari Susanto (22) untuk segera menuju embung dan membantu. Namun, kondisi air yang cukup dalam membuat upaya penyelamatan tidak bisa dilakukan sembarangan.

 

Warga kemudian menghubungi perangkat desa serta aparat setempat hingga informasi diteruskan ke Polsek Jekulo dan BPBD Kabupaten Kudus.

 

Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian Berjam-jam

Tim BPBD yang datang ke lokasi langsung melakukan pencarian. Setelah proses pencarian berlangsung beberapa jam, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB.

 

“Korban ditemukan di dalam embung dalam kondisi meninggal dunia, tidak jauh dari titik awal jatuhnya,” jelas Kapolsek.

 

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Jekulo untuk pemeriksaan.

 

Hasil Pemeriksaan: Tidak Ada Tanda Kekerasan

Dari hasil pemeriksaan medis yang dilakukan tim kesehatan bersama Inafis Polres Kudus, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan di tubuh korban.

 

Pihak kepolisian memastikan korban meninggal dunia murni akibat tenggelam setelah terpeleset di area embung.

 

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di wilayah Dukuh Asem Doyong, Desa Gondoharum.

 

Polisi Imbau Warga Waspada Saat Musim Hujan

Kapolsek Jekulo mengingatkan masyarakat agar tidak bermain di sekitar sungai, embung, ataupun lokasi rawan lainnya, terlebih ketika musim hujan karena debit air cenderung naik dan kondisi tanah lebih licin.

 

Ia juga meminta para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat anak bermain di area berbahaya.

 

“Kami imbau orang tua selalu mengawasi aktivitas anak-anak, apalagi saat musim hujan, supaya kejadian seperti ini tidak terulang,” tegasnya.

 

G7/JP

Pos terkait