Idarohan NU Meriahkan Desa Mambak Jepara, 1.250 Warga Nahdliyin Tumpah Ruah Dalam Semangat Persatuan

Foto, Idarohan di Desa Mambak Jepara

Global7.id – Jepara, 

 

Suasana Desa Mambak berubah menjadi lautan hijau-putih, Minggu pagi (13/7), saat Idarohan Nahdlatul Ulama se-Kecamatan Pakis Aji digelar dengan penuh khidmat dan semarak. Ribuan warga NU dari berbagai unsur kiai, sesepuh, pengurus Suriyah dan Tanfidziyah, hingga Muslimat, Fatayat, IPNU, IPPNU, Ansor, dan Banser tumpah ruah menghadiri acara akbar yang disambut gegap gempita masyarakat setempat.

 

 

Tak kurang dari 1.250 anggota Muslimat dan Fatayat NU dari seluruh anak cabang hadir dalam balutan semangat ukhuwah Islamiyah. Iringan hadrah Al Aqso Mambak menambah kesyahduan, mengalun selawat sebagai pembuka acara yang menggugah hati.

 

 

Dalam sambutannya, H. Nur Hamid, selaku Suriyah NU Ranting Mambak dan juga anggota DPRD Jepara Komisi B Fraksi PKB, menyampaikan rasa haru dan bangganya. Ia menekankan bahwa kepercayaan menjadikan Mambak sebagai tuan rumah adalah kehormatan sekaligus amanah.

 

 

“Idarohan ini bukan sekadar rutinitas, tapi momentum menyatukan langkah dan memperkuat ruh perjuangan NU dari desa, untuk Indonesia,” tegasnya disambut tepuk tangan hadirin.

 

 

Sementara itu, Ketua Fatayat NU Ranting Mambak, Eni, S.Pd.I, menyoroti antusiasme luar biasa para kader perempuan muda NU yang hadir dari berbagai penjuru Pakis Aji. Ia menyebut peran Fatayat dan Muslimat semakin vital dalam menyemai nilai-nilai keagamaan, sosial, dan pendidikan di tengah masyarakat.

Bacaan Lainnya

 

 

“Kami bangga menjadi bagian dari barisan perempuan pejuang NU. Kegiatan ini mempertegas bahwa peran perempuan hari ini bukan di belakang, tapi berdiri sejajar dalam dakwah dan pengabdian,” ujarnya dengan penuh semangat.

 

 

Puncak acara diisi mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh Abdul Madjid Gusfron, S.Pd.I, yang menyentuh hati jamaah dengan pesan-pesan tentang pentingnya menjaga tradisi keislaman yang ramah, toleran, dan membumi. Tausiyahnya mengajak semua kader NU untuk tetap teguh di jalur ahlussunnah wal jamaah di tengah derasnya arus globalisasi.

 

 

Rangkaian acara yang disusun apik oleh panitia gabungan Muslimat dan Fatayat Ranting Mambak ini menuai banyak pujian. Semua bersatu, semua bergerak, semua berdzikir meneguhkan semangat kebersamaan warga NU di akar rumput.

 

G7/AR

Pos terkait