Global7.id – Semarang,
Misteri pembunuhan perempuan asal Jepara yang ditemukan membusuk di Semarang telah terungkap. Seorang pria yang mengaku memiliki hubungan asmara dengan korban berhasil ditangkap anggota Reskrim Polrestabes Semarang.
Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, Kompol Andika Dharma Sena mengatakan, pelaku ditangkap di Semarang pada Minggu (19/1) pagi. Pelaku berinisial D (17) kini berada di Polrestabes Semarang.
“Sudah diamankan hari Minggu pagi. Satu orang,” kata Andika, Rabu (22/1/2024).
Pelaku masih didalami keterangannya. Dari pengakuannya sementara, pelaku memiliki hubungan asmara dengan korban. Permasalahan asmara itu juga yang menjadi salah satu pemicu pembunuhan.
Mayat Gadis Asal Jepara di Ruko Semarang Diduga Korban Pembunuhan
“Ya ada alasan tersinggung, ada juga masalah asmara, masih pendalaman,” ujar Andika.
Diberitakan sebelumnya, tenyata, korban yang ditemukan di ruko bekas bengkel di Kelurahan Jatingaleh, kecamatan Gajah Mungkur, Semarang adalah Tsania Ramadani, 18 tahun penduduk Desa Sendang RT03/RW02 Kecamatan Kalinyamatan, kabupaten Jepara pada, Selasa (9/12/2024).
Informasi yang diterima awak media, dugaan lain yaitu korban sebelumnya pergi dari rumah selama 14 hari ikut rombongan anak punk dan diperkosa hingga dibunuh.
Diketahui, Korban adalah putri Harsono yang dimakamkan hari ini Rabu 11 Desember 2024.
Dalam informasi sebelumnya, korban ditemukan mengenakan celana panjang berwarna hitam dan kaos biru bertuliskan MA Darul Ulum Purwogondo, serta sandal berwarna hitam merk Hengrun. Belakangan diketahui kaos yang dikenakan adalah pemberian temannya yang telah lulus dari madrasah tersebut.
Tsania diduga korban pembunuhan. Sebab berdasarkan pemeriksaan, ditemukan jeratan pada leher korban, resapan darah pada leher dan tenggorokan serta patah tulang lidah. Waktu kematian diperkirakan 14-30 hari sebelum ditemukan.***
Sumber: G7.










