Global7.id – Jepara,
Pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) secara serentak di Desa Mambak, Kecamatan Pakis Aji, Jepara, pada Minggu, 15 Desember 2024, menjadi perhatian publik. Dalam proses demokratis yang menyerupai pemilihan bupati atau anggota dewan, Dr. H. Rusnoto, SKM., M.Kes., mantan rektor universitas ternama di Kudus, terpilih sebagai Ketua RT untuk periode 2025-2030. Saat ini, Dr. Rusnoto masih aktif sebagai dosen.
Dalam keterangannya, Dr. Rusnoto menyatakan alasan kesediaannya menjadi Ketua RT.
“Saya ingin berkontribusi langsung kepada masyarakat dan membuktikan bahwa setiap jabatan, sekecil apa pun, jika dijalankan dengan baik, akan memberikan manfaat besar. Ini juga bagian dari pengabdian saya kepada desa tempat saya tinggal,” ujarnya, Minggu (15/12/2024).
Dukungan dari Petinggi Desa Mambak
Petinggi Desa Mambak, Hadi Prayitno, menyambut baik terpilihnya Dr. Rusnoto sebagai Ketua RT.
“Kami bangga memiliki seorang tokoh berkaliber nasional yang bersedia menjadi Ketua RT. Ini akan membawa perubahan positif dan menjadi inspirasi bagi masyarakat,” kata Hadi Prayitno.
Penyerahan Jabatan dan Harapan
Rencananya, penyerahan SK jabatan Ketua RT akan dilaksanakan pada Rabu, 18 Desember 2024. Acara ini akan dihadiri oleh Camat Pakis Aji, Ketua RW, para Ketua RT, Karang Taruna, dan lembaga desa lainnya.
Masyarakat Desa Mambak berharap kepemimpinan Dr. Rusnoto dapat membawa inovasi baru dalam tata kelola lingkungan RT, meningkatkan solidaritas antar warga, serta menjadikan RT sebagai model inspiratif bagi desa-desa lain di Jepara.
Dengan terpilihnya Dr. Rusnoto, Desa Mambak menorehkan sejarah sebagai satu-satunya desa di Jepara yang memiliki Ketua RT bergelar doktor.
Perlu diketahui, Gelar Doktor (Dr.) adalah gelar akademik tertinggi yang diberikan kepada lulusan program pendidikan strata 3 (S3). Gelar ini diberikan setelah mahasiswa menyelesaikan penelitian independen dan menyusun disertasi. Penelitian yang dilakukan biasanya harus dipublikasikan di jurnal ilmiah terkemuka dan diakui secara internasional.
Gelar Doktor dapat diraih di berbagai bidang studi, seperti hukum, ekonomi, ilmu sosial, kedokteran, teknik, dan pendidikan. Gelar Doktor ditulis di depan nama orang yang menyandang gelar tersebut, dengan huruf “D” ditulis kapital dan “r” ditulis kecil, diakhiri dengan tanda titik.
Namun, Gelar Doktor berbeda dengan gelar dokter (dr.), yang merupakan gelar profesi yang diperoleh setelah menyelesaikan pendidikan di Jurusan Kedokteran.
Selain gelar Doktor, ada juga gelar Doktor Kehormatan (Doctor Honoris Causa) yang diberikan kepada seseorang yang dianggap telah berjasa dan berkarya luar biasa bagi ilmu pengetahuan dan umat manusia.
Sumber: G7.
Wartawan: AR.










