Global7.id – Jepara,
Peristiwa tragis kecelakaan lalu lintas kembali mengguncang warga Kabupaten Jepara. Seorang bocah berusia 9 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak mobil saat sedang bermain di halaman rumahnya, Senin (30/3/2026) siang. Insiden memilukan ini terjadi di ruas Jalan Ngasem–Klampitan, tepatnya di Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan.
Berdasarkan laporan awal dari LAKA LANTAS Polres Jepara, kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Kendaraan yang terlibat adalah mobil Kijang dengan nomor polisi K 1264 WU yang dikemudikan oleh seorang pria berinisial Choiri, warga Desa Ngabul setempat.
Kronologi kejadian bermula saat mobil melaju dari arah barat menuju timur dengan kecepatan sedang. Namun nahas, diduga pengemudi dalam kondisi mengantuk sehingga kehilangan kendali. Mobil kemudian oleng ke kanan atau arah selatan hingga keluar dari badan jalan.
Di saat bersamaan, korban yang diketahui bernama Athafaris Khalif Alfandi sedang bermain di halaman rumahnya yang berbatasan langsung dengan jalan raya. Tanpa sempat menghindar, bocah malang itu tertabrak mobil yang meluncur tak terkendali.
Tak berhenti di situ, kendaraan tersebut juga menghantam tembok pagar rumah milik warga di lokasi kejadian. Benturan keras tak terelakkan, menyebabkan korban mengalami luka berat hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Peristiwa ini sontak mengundang kepanikan warga sekitar. Sejumlah saksi mata langsung berusaha memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan akibat luka parah yang dideritanya.
Selain korban meninggal dunia, laporan juga mencatat adanya dua orang mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut. Sementara itu, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp3 juta.
Saat dikonfirmasi jurnalis Global7.id, Kanit Gakkum Satlantas Polres Jepara, Iptu Ahmad Riyanto, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa kecelakaan diduga kuat dipicu oleh faktor kelalaian pengemudi.
“Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas di wilayah Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan. Berdasarkan hasil olah TKP sementara, kendaraan Kijang melaju dari arah barat ke timur, kemudian karena pengemudi diduga mengantuk, kendaraan hilang kendali dan keluar dari badan jalan ke arah kanan,” jelasnya.
Ia menambahkan, kendaraan tersebut kemudian menabrak seorang anak yang sedang berada di halaman rumah sebelum akhirnya menghantam pagar rumah warga.
Baca Juga: Polisi Ungkap Detik-detik Kecelakaan di Jalan Bawu–Batealit Jepara, Satu Korban Meninggal Dunia
“Korban merupakan pejalan kaki yang masih anak-anak, sedang bermain di halaman rumah yang berbatasan langsung dengan jalan. Setelah tertabrak, kendaraan juga menabrak tembok pagar. Saat ini kasus masih dalam penanganan dan penyelidikan lebih lanjut,” imbuhnya.
Pihak kepolisian dari Polres Jepara yang menerima laporan segera menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga mengamankan kendaraan serta meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mendalami penyebab pasti kecelakaan.
Polisi pun mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu memastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima sebelum mengemudi, guna menghindari kejadian serupa.
Tragedi ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan di jalan raya, terlebih di kawasan permukiman warga yang rawan aktivitas anak-anak. Orang tua juga diimbau untuk lebih mengawasi anak-anak saat bermain, terutama di area yang berdekatan dengan jalan.
Suasana duka menyelimuti keluarga korban dan warga Desa Ngabul. Banyak warga yang tak menyangka insiden tersebut merenggut nyawa seorang anak kecil yang tengah bermain di lingkungan rumahnya sendiri.
Kasus ini kini dalam penanganan pihak berwajib. Polisi memastikan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap secara detail faktor penyebab kecelakaan serta menentukan langkah hukum yang akan diambil.
Peristiwa memilukan ini kembali menegaskan bahwa kecelakaan lalu lintas bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab pengendara, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
G7/UCP










