Tiga Desa di Jepara Jadi Percontohan Desa Cantik 2026, Dorong Pembangunan Berbasis Data

Global7.id, Jepara – Pemerintah Kabupaten Jepara menetapkan tiga desa sebagai percontohan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) tahun 2026. Program hasil kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) ini diluncurkan di Alun-Alun 1 Jepara, Jumat (24/4/2026), sebagai upaya mendorong perencanaan pembangunan yang lebih akurat dan berbasis data.

 

Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar, menyampaikan bahwa Desa Mantingan, Desa Telukawur, dan Desa Krapyak menjadi lokasi awal implementasi program tersebut.

 

“Pada tahap awal pelaksanaan tahun 2026, tiga desa yang ditunjuk sebagai percontohan yakni Desa Mantingan, Desa Telukawur, dan Desa Krapyak,” ujarnya di sela kegiatan peluncuran.

 

Ia menjelaskan, ketiga desa tersebut akan menjadi model dalam pengelolaan statistik sektoral di tingkat desa. Program Desa Cantik dinilai penting untuk memastikan setiap perencanaan pembangunan desa berpijak pada data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Menurutnya, validitas data menjadi kunci utama dalam menentukan keberhasilan kebijakan publik. Dengan data yang akurat, kebijakan yang dihasilkan diharapkan tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

 

“Program ini bertujuan agar setiap kebijakan dan perencanaan pembangunan benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

 

Sebagai bentuk komitmen, kegiatan tersebut juga diisi dengan penandatanganan piagam pencanangan yang diserahkan kepada para petinggi desa yang terlibat dalam program.

 

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026 yang akan berlangsung pada Mei hingga Agustus mendatang. Ia menegaskan, keterlibatan warga sangat penting dalam menghasilkan data yang berkualitas.

Bacaan Lainnya

 

“Partisipasi aktif warga sangat krusial dalam menghasilkan data yang akurat. Data berkualitas adalah fondasi dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang efektif dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

 

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, BPS, dan pemerintah desa, program Desa Cantik 2026 diharapkan mampu meningkatkan literasi data di tingkat masyarakat sekaligus memperkuat tata kelola pembangunan daerah yang lebih terarah dan berkelanjutan.

 

Kegiatan peluncuran tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara Ary Bachtiar, Asisten III Sekda Jepara Florentina Budi Kurniawati, Kepala BPS Kabupaten Jepara Isnaini, serta jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah terkait.

Pos terkait