Ijazah UGM Jokowi Dipertanyakan Lagi! Buni Yani: ‘Hologram Kuncian Mati, Nyerah Saja!

Foto, Ijazah UGM Jokowi Dipertanyakan Lagi! Buni Yani: “Hologram Kuncian Mati, Nyerah Saja!”

Global7.id – Nasional,

Ijazah UGM Jokowi Dipertanyakan kembali setelah pernyataan Buni Yani viral di media sosial. Ia menyoroti isu hologram dan stempel ijazah UGM yang disebut menjadi pembeda kuat dalam pembuktian keaslian dokumen.

 

Gonjang-ganjing isu dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali memanas. Kali ini, peneliti media dan politik Buni Yani menyarankan Jokowi agar “mengangkat bendera putih” karena kasus tersebut dianggap makin sulit dibendung di ruang publik.

 

Pernyataan itu disampaikan Buni Yani melalui akun Facebook pribadinya, Senin (26/1/2026). Ia menyoroti soal hologram yang disebutnya menjadi pembeda penting untuk membuktikan keaslian sebuah ijazah.

 

Buni Yani meyakini, ijazah Jokowi yang kini dikabarkan disita penyidik Polda Metro Jaya tidak memiliki hologram sebagaimana ijazah milik almarhum Bambang Budy Harto, alumni Fakultas Kehutanan UGM angkatan yang sama.

 

“Hologram di ijazah menjadi kuncian mati, tak bisa lagi dipalsukan. Sudahlah nyerah saja, tak mungkin ada yang percaya pada penipu,” tulis Buni Yani.

 

Saksi di PN Surakarta Peragakan “Uji Fisik” Pakai Senter

Diketahui, Rujito, adik kandung almarhum Bambang Budy Harto, hadir sebagai saksi fakta dalam sidang gugatan Citizen Lawsuit terkait dugaan ijazah palsu Jokowi di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta, Selasa (13/1/2026).

 

Di hadapan majelis hakim, Rujito memperagakan metode sederhana yang menurutnya cukup meyakinkan. Ia menggunakan senter kecil dan mengarahkan cahaya menembus ijazah milik kakaknya.

Bacaan Lainnya

 

“Kertas ijazah ini, jika disenter atau di bawah sinar matahari, akan keluar huruf hologram,” ujar Rujito.

 

Rujito mengklaim, fitur hologram tersebut menjadi tanda otentik dan sulit ditiru, namun ia menilai fitur itu tidak tampak pada ijazah Jokowi yang selama ini beredar di publik.

 

Stempel Basah Dinilai Jadi Pembeda

Tak hanya hologram, Rujito juga menyoroti bagian pasfoto hitam putih dan stempel universitas pada ijazah. Ia meminta majelis hakim memperhatikan apakah cap stempel benar-benar menyatu dengan foto.

“Lihat lintasan capnya,” tegasnya.

 

Menurutnya, stempel basah pada ijazah Bambang Budy Harto terlihat melintasi pasfoto hingga menyambung ke kertas, sementara pada dokumen Jokowi yang ia amati, stempel diklaim tampak tidak menimpa foto secara presisi seperti dokumen resmi era 1985.

 

Kasus dugaan ijazah palsu ini pun terus memantik perhatian publik dan memunculkan perdebatan luas, terlebih setelah adanya kesaksian di ruang sidang yang dianggap membuka ruang pembuktian baru.

 

Selengkapnya baca berita terbaru lainnya di: https://www.global7.co.id/

 

G7/GLN

Pos terkait