Global7.id – Nasional,
Kasus memalukan kembali mencoreng institusi kepolisian. Seorang personel Polri berinisial FE diamankan setelah diduga terlibat tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Yang membuat publik terkejut, sepeda motor yang digasak ternyata milik rekan sejawatnya sendiri dan terjadi di lingkungan markas kepolisian.
Peristiwa ini terjadi pada malam pergantian tahun, Rabu (31/12/2025), di Polresta Deli Serdang, tepatnya di Barak Lajang Polresta Deli Serdang, Jalan Sudirman, Lubuk Pakam.
Korban diketahui bernama Alfreezy Angga Sembiring (22). Saat itu, korban memarkirkan sepeda motor Honda CRF bernomor polisi BK 5174 AKC di area barak. Ketika korban tengah melaksanakan ibadah salat di masjid terdekat, ia sempat melihat FE melintas sambil mengendarai motor miliknya.
Awalnya, korban berprasangka baik dan mengira motornya hanya dipinjam sementara. Namun, hingga waktu berlalu, kendaraan tersebut tak kunjung dikembalikan. Kecurigaan pun berubah menjadi laporan, hingga akhirnya dugaan pencurian ini terungkap.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena lokasi kejadian berada di dalam markas kepolisian dan pelaku merupakan sesama anggota Polri. Tindakan tersebut dinilai mencederai kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa oknum berinisial FE telah diamankan dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Penanganan kasus ini juga dipastikan berjalan transparan, termasuk penerapan sanksi pidana maupun etik internal Polri.
Kasus ini menjadi tamparan keras bagi institusi kepolisian yang selama ini mengusung slogan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Tindakan oknum yang justru memanfaatkan kepercayaan dan kedekatan sesama rekan dinilai mencederai nilai-nilai profesionalisme serta integritas aparat penegak hukum.
Publik kini menanti langkah tegas dari pimpinan kepolisian, tidak hanya dalam proses hukum pidana, tetapi juga penegakan kode etik internal secara terbuka dan transparan. Penanganan kasus ini akan menjadi ujian nyata bagi komitmen Polri dalam membersihkan institusi dari perilaku menyimpang.
Lebih dari sekadar kasus pencurian kendaraan bermotor, peristiwa ini menyisakan pelajaran penting bahwa jabatan dan seragam bukanlah tameng dari hukum. Ketegasan dan keadilan diharapkan mampu memulihkan kepercayaan masyarakat serta memastikan kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.
G7/TEAM










