Global7.id – Jepara,
Sedekah Bumi adalah tradisi yang memiliki akar dalam budaya Jawa dan unsur kepercayaan lokal. Tradisi ini dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen dan keberkahan alam yang diberikan.
Sedekah Bumi juga mencerminkan hubungan harmonis antara manusia dan alam, di mana manusia diharapkan menjaga dan merawat alam sebagai bagian dari tanggung jawabnya.
Bentuk rasa syukur kepada tuhan yang maha esa, pemerintahan Desa Mindahan telah melaksanakan sedah bumi dengan cara menghias tumpeng yang di hias dengan hasil bumi dan di arak keliling desa mindahan, Minggu (8/6/2025).
Turut hadir kegiatan sedekah bumi Desa Mindahan forcopincam batealit, DPRD Andang Wahyu Triyanto,SE,MM BPD Desa Mindahan, Kepala desa dan Perangkat Desa mindahan serta ribuan warga desa mindahan.
Arak arakan hasil bumi keliling desa di mulai dari lapangan desa mindahan, pelepasan pemberangkatan di pimpin BPK Taufik camat Batealit pada pukul 13.00 WIB.
Dalam sambutannya kepala Desa Mindahan Agus Heri Purwanto menyampaikan, pentingnya menjaga tradisi Sedekah Bumi sebagai warisan budaya yang penuh makna, Sedekah Bumi dapat meningkatkan kesadaran spiritual masyarakat dan memperkuat hubungan dengan Tuhan juga dapat meningkatkan kesadaran sosial masyarakat untuk berbagi dan membantu orang lain Serta meningkatkan rasa syukur masyarakat atas hasil bumi yang telah diberikan.
“Sedekah Bumi ini bukan hanya tentang adat, tetapi juga tentang persatuan, kebersamaan, dan rasa syukur kita sebagai masyarakat . Semoga tradisi ini terus lestari di masa depan,” ujarnya.
Di tempat yang sama ketua panitia Ansori menambahkan, sedekah bumi di gelar rutin setiap tahun, arak arakan hasil bumi di arak keliling desa dan di bagikan ke warga yang hadir dalam kegiatan tersebut.
“Tak hanya itu, sedekah bumi di isi bebagai kegiatan dan hiburan diantaranya orkes dangdut, wayang kulit, tongtek sekabupaten dan di tutup dengan pengajian umum,, ucapnya.
Warga Desa Mindahan berharap tradisi ini tidak hanya menjadi bentuk syukur, tetapi juga menjadi pengingat untuk selalu menjaga kebersamaan dan kerukunan pada sesama.
Sumber:GRT










