Mundur dari Persijap Jepara, Pelatih Salahudin akan Kembali Pulang Kampung

Foto, Head Coach Persijap Jepara Salahudin bersama para pemainnya berangkat ke Lamongan untuk laga perdana, Jumat (8/9).

Global7.id – Sepakbola,

Hasil minor Persijap Jepara di kompetisi Liga 2 musim 2023/2024 membuat Salahudin terdepak dari kursi kepelatihan Persijap Jepara. Dalam tiga pertandingan yang telah dijalani, timnya belum pernah merasakan kemenangan, dan hanya bisa mempersembahkan 2 poin.

 


 

Hengkangnya Salahudin itu diumumkan secara resmi lewat media sosial klub Persijap Jepara pada Senin (2/10) malam. Pria kelahiran Palembang itu mengaku, kepergiannya dari Persijap Jepara tak lepas dari adanya tuntutan untuk mengevaluasi tim.


 

 

Diketahui, dalam tiga laga yang telah dijalani Persijap Jepara musim ini, Persijap mencatatkan sekali kalah di laga tandang, dan dua kali seri di laga kandang.


 


Karena tuntutan evaluasi itu, ia sebagai pelatih merasa bertanggung jawab atas tim Persijap saat ini.

”Saya yang pegang tim, saya yang harus dievaluasi. Supaya mudah-mudahan ke depannya lebih baik. Di sini, saya merasa gagal. Maka itu saya mundur,” ungkap Salahudin.


 

Salahudin mengaku melepaskan kursi kepelatihan Persijap itu setelah terjadi kesepakatan antara ia dan manajemen.

Bacaan Lainnya

 

”Sehingga keluar dengan baik-baik,” imbuh sosok pelatih yang pernah membawa Barito Putera promosi ke kasta teratas Liga Indonesia itu.

 


Ia berharap, para supporter tetap mendukung Persijap apapun kondisinya, “Datang dan pergi setiap pelatih dan pemain itu biasa,” ujar Salahudin.

 



Setelah tak lagi menjabat sebagai pelatih Persijap Jepara, ia memutuskan kembali pulang ke Banjarmasin. Untuk sementara, ia berkeinginan untuk rehat sejenak dari kegiatan kepelatihan. Begitu pula masa depannya setelah dari Persijap, ia belum mau memutuskan.


 

Namun, ia tak menutup kemungkinan akan kembali berkiprah sebagai pelatih di klub lainnya apabila ada tawaran yang cocok di sisa musim kompetisi yang ada.


 

Mundurnya Salahudin dari kursi pelatih Persijap juga diikuti dua asistennya. Yakni Supriyanto dan Bahtiar.


 


Tiga sosok tersebut telah membantu menyupiri Persijap Jepara sejak Liga 2 musim lalu. Sebelum kompetisi dihentikan akibat Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022 lalu, mereka berhasil membawa Persijap bertengger di peringkat dua klasemen Grup Tengah dengan raihan 11 poin. Namun sayang, kompetisi yang masih menyisakan putaran kedua itu, harus dihentikan.***

Sumber: RK.


 


Tag

Pos terkait