Global7.id – Sepakbola,
Anggota skuad Laskar Kalinyamat mendatangi kos Salahudin setelah sang pelatih didepak oleh manajemen Persijap Jepara. Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi Salahudin, serta mengucapkan salam perpisahan.
Diketahui, Salahudin didepak dari kursi pelatih Persijap Jepara dari keputusan yang diambil manajemen Persijap Jepara saat rapat evaluasi, Senin (2/10/2023) kemarin siang, sekira pukul 13.00 WIB.
Salahudin, beserta dua asistennya, Supri dan AM Bachtiar tak lagi melatih tim Persijap. Rapat itu membahas hasil kurang memuaskan yang didapatkan Persijap Jepara selama tiga laga pertandingan di Liga 2 2023/2024.
Skuad Laskar Kalinyamat hanya mengumpulkan dua poin. Hasil dari dua kali seri di kandang dan satu kalah di tandang.
Raihan poin itu menempatkan klub dengan warna kebanggaan merah terdampar di dasar klasemen Grup 3. Salahudin mengungkapkan, atas raihan hasil itu Persijap Jepara dianggap gagal.
Ia sebagai kepala pelatih bertanggungjawab atas capaian tidak mulus di awal Liga 2 musim ini.
“Tuntutan dari suporter harus ada yang dievaluasi. Karena saya yang pegang tim, saya yang harus dievaluasi. Saya merasa gagal,” kata Salahudin, Senin (2/10/2023) malam.
Menurutnya, keputusan ini diambil oleh dua pihak, antara dirinya dan manajemen yang sepakat mengakhiri kerjasama. Salahudin menerima keputusan ini.
Dalam sepakbola, kata dia, pemain dan pelatih datang dan pergi hal biasa. Ia tetap berharap suporter memberikan dukungan penuh kepada Persijap usai dirinya tak lagi melatih tim Persijap. Pemain membutuhkan dukungan dan motivasi dari suporter.
“Walaupun lagi terpuruk, kalah, atau draw, saya harap para suporter memotivasi pemain bisa bangkit lagi,” tandasnya.
Tag










