Siap-siap, 350 Obor sudah Dipersiapkan untuk Perang di Tegalsambi Jepara, Simak Tanggalnya..

Foto, tradisi perang obor dengan cara saling pukul untuk memeriahkan acara sedekah bumi di Desa Tegalsambi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara

Global7.id – Jepara,

Perang Obor atau disebut juga obor-oboran, merupakan salah satu upacara tradisional yang dimiliki oleh masyarakat Kabupaten Jepara, khususnya Desa Tegalsambi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Perang Obor rutin digelar setiap pada Senin Pahing, malam Selasa Pon di Bulan Dzulhijjah dalam kalender Jawa atau Arab.

 

Festival Perang Obor di Desa Tegalsambi, Tahunan akan digelar besok Senin, (5/6/2023) Rangkaian acaranya telah dimulai sejak sepekan terakhir. Dalam Momentum Perang Obor kali ini, rencananya akan ada 350 obor yang dijadikan alat perang para prajurit.

 


Obor-obor itu terbuat dari dedaunan dan pelepah kelapa. ”Tahun ini akan meriah. Jumlahnya ada sekitar 350 obor yang dibakar nanti,” terang Kepala Desa Tegalsambi Agus Santoso.

 


 


Tahun ini agenda Sedekah Bumi tersebut dimulai dengan kegiatan Barian. Ada lima kali Barian dengan tempat yang berbeda. Yaitu di tempat-tempat para leluhur pendiri cikal bakal Desa Tegalsambi. Dilanjutkan kegiatan selametan, tasyakuran, dan khataman alquran.

 


Sebelum dilaksanakan kirab pusaka dan perang obor, dilaksanakan kegiatan wayangan terlebih dahulu bertempat di Pendapa Desa Tegalsambi. Dan sebagai akhir acara rangkaian sedekah bumi ditutup dengan nyepasar keesokan harinya.


 

Tradisi Perang Obor Tegalsambi sejak tahun 2020 telah ditetapkan sebagai salah satu Warisan Budaya Tak Benda oleh Pemerintah Pusat. Dengan rutinnya acara itu digelar tiap tahunnya, Agus berharap tradisi perang obor bisa lancar kian terkenal.

Bacaan Lainnya

 



Tradisi tersebut telah melekat di masyarakat dan jadi rutinitas setiap sedekah bumi. Bahkan, pelaksanaannya pun masuk dalam kalender wisata yang perlu dikunjungi di Kabupaten Jepara.***

Sumber: RK.


Tag

Pos terkait