yang kuat. Untungnya Yudas, pada dasarnya memang menguasai dasar bela diri, dan hobinya memang olahraga. Pemilihannya sendiri dari sekian ribu talent yang audisi, didasari pada kemampuan atau skill, bukan masalah penampilan fisik atau pengalaman berakting sebelumnya. “Saya enggak melihat dari dia pernah main film apa dan dimana. Kita (tim produksi) punya visi, mau melahirkan the rising star dari Papua, terutama untuk aktor laga,” terang sutradara film Zerre Pendekar Ufuk Timur, R Jiwo Kusumo.

Film ini sendiri bercerita tentang perjuangan anak desa di Papua yang ingin menjadi kebanggaan orang tuanya dan mengharumkan tanah pertiwi. Anak desa itu bernama Zerre, yang memiliki talenta bela diri. Ia berjuang keras untuk menjadi juara PON XX Papua 2021. Tapi kemudian, dia terjebak konflik dengan sindikat kejahatan human trafficking dan narkoba. Film ini juga didukung bintang-bintang seperti Aditya Zoni dan Yama Carlos.

Yudas merasa bersyukur mendapat pengalaman pertama jadi bintang utama di film layar lebar. “Ini adalah kesempatan emas buat saya, dan tidak akan pernah saya sia-siakan. Terima kasih atas kepercayaan dan didikannya, untuk sutradara serta rumah produksi yang telah memilih saya,” ucap Yudas.
Sumber : CP/Tabbintang.










