Global7.id – Jepara,
Banjir rob selalu membayangi sebagian wilayah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Terlebih saat memasuki musim penghujan bulan November dan Desember 2022.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jepara, Ary Bachtiar mengatakan, banjir rob memang dimungkinkan masuk ke daratan Jepara. Khususnya, di wilayah pesisir laut.
Peristiwa itu terakhir terjadi pada Mei 2022. Saat itu, sejumlah wilayah di Kecamatan Jepara tergenang banjir rob. Sejumlah titik, seperti kawasan Pecinan dan sekitarnya, tak luput dari jangkauan rob. Padahal, tahun-tahun sebelumnya tidak pernah sampai kawasan itu.
Ary mengatakan, sejauh ini, pihaknya hanya melakukan normalisasi saluran-saluran air. Itu dilakukan untuk meminimalisir air rob meluap ke permukiman.
Menurutnya, untuk membebaskan kawasan Jepara dari banjir rob bukanlah hal yang mudah. Karena, diperlukan pembangunan infrastruktur yang cukup besar.
Infrastruktur yang dimaksud Ary adalah pembangunan sistem polder. Atau pembuatan pintu-pintu air di outlet pembuangan air laut.
Tak hanya itu, harus juga dibangun pompa-pompa air. Selama ini, pemda hanya memiliki pompa pengendali banjir karena intensitas hujan, bukan disebabkan air rob.
’’Untuk membangun sistem-sistem itu dibutuhkan biaya besar. Mulai puluhan sampai ratusan miliar rupiah,’’ ungkap Ary.***
Sumber: MN.
Tag










