Geger Tengah Malam di Jepara! Warung Caffe 10×40 Meter Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp400 Juta

Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang melalap warung caffe di Karangkebagusan, Jepara, Senin (16/3/2026) malam. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik dengan kerugian ditaksir mencapai Rp400 juta.
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang melalap warung caffe di Karangkebagusan, Jepara, Senin (16/3/2026) malam. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik dengan kerugian ditaksir mencapai Rp400 juta.

Global7.id – Jepara, 

Kebakaran melanda sebuah warung caffe di wilayah Karangkebagusan RT 05/RW 02, Kabupaten Jepara, Senin malam (16/3/2026). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.11 WIB itu diduga dipicu oleh korsleting listrik yang kemudian memicu api hingga membakar bangunan warung.

 

Laporan kebakaran diterima petugas pemadam kebakaran pada pukul 23.11 WIB. Tak berselang lama, petugas langsung menuju lokasi dan tiba sekitar 23.25 WIB untuk melakukan upaya pemadaman.

 

Sejumlah personel diterjunkan untuk mengendalikan api agar tidak merambat ke bangunan di sekitar lokasi kejadian. Dalam operasi pemadaman tersebut, tim Damkar mengerahkan 1 unit dari Pos Mako 113 dan 1 unit dari Pos Kalinyamatan. Selain itu, proses penanganan juga dibantu oleh BPBD dengan 5 anggota serta PMI dengan 4 anggota.

 

Petugas yang ikut dalam penanganan kebakaran di antaranya Sudarno, Maghfur, Zufar, Taufik, dan Jujuk. Mereka bersama tim lainnya berjibaku memadamkan api selama beberapa jam.

 

Api akhirnya berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam sekitar pukul 02.00 WIB. Berkat kerja cepat petugas, kebakaran tidak sampai meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.

 

Berdasarkan data sementara, kebakaran tersebut menghanguskan bangunan warung caffe dengan luas area terbakar sekitar 10 x 40 meter persegi. Kerugian materi akibat kejadian ini ditaksir mencapai sekitar Rp400 juta.

 

Baca Juga: Subuh Mencekam di Jepara: Konsleting Listrik Picu Kebakaran, Rumah dan Motor Warga Sowan Kidul Hangus

 

Bacaan Lainnya

Pemilik atau pemohon dalam laporan tersebut diketahui bernama Rukayat (60), warga Desa Petekeyan RT 07/RW 02, Kecamatan Tahunan, Jepara. Ia dilaporkan dalam kondisi sehat setelah kejadian tersebut.

 

Sementara itu, dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik di bangunan warung. Meski demikian, penyebab pasti masih memerlukan pengecekan lebih lanjut.

 

Beruntung dalam peristiwa kebakaran ini tidak ada korban jiwa maupun korban luka.

 

Petugas juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha. Pemeriksaan rutin instalasi listrik dinilai penting untuk mencegah terjadinya kebakaran yang bisa menimbulkan kerugian besar.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari ketika aktivitas di bangunan usaha sudah mulai berkurang namun potensi gangguan listrik masih bisa terjadi.

 

Dengan cepatnya penanganan dari tim gabungan Damkar, BPBD, dan PMI, kebakaran tersebut akhirnya berhasil diatasi sehingga situasi di lokasi kembali aman dan terkendali.

 

G7/DMKR

Pos terkait