Wartawan Korban Percobaan Pembunuhan di Suwawal Timur Jepara, Diduga Mafia BBM Solar Terlibat

Foto, truk box diduga mengangsu BBM solar Subsidi di SPBU Mambak, yang menabrak wartawan inisial (R).

Global7.id – Jepara,

Insiden mengejutkan menimpa seorang wartawan berinisial (AHK) yang hampir menjadi korban percobaan pembunuhan saat sedang menjalankan tugas jurnalistik di SPBU Mambak, Kecamatan Pakis Aji, Jepara. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 20.30 WIB, ketika (AHK) tengah melakukan investigasi terkait dugaan penyalahgunaan bahan bakar bersubsidi (BBM subsidi).


 

Awalnya, (AHK) sedang melaksanakan salat di SPBU Mambak ketika insting jurnalistiknya tertarik pada aktivitas mencurigakan dari sebuah truk yang tengah mengisi solar. Ia mendapati pengisian BBM yang tidak wajar pada truk tersebut, memicu kecurigaannya akan adanya penyalahgunaan solar subsidi. Saat mencoba mendekati sopir truk box untuk menanyakan perihal pengisian tersebut, sopir dan rekannya justru bergegas melarikan diri.


 

Tak tinggal diam, (AHK) memutuskan untuk mengejar truk tersebut hingga ke Desa Suwawal Timur. Namun, upayanya untuk menggali informasi berakhir tragis ketika truk box tersebut mencoba menabraknya, diduga sebagai upaya untuk menghilangkan jejak. Beruntung, insiden ini terekam oleh CCTV milik warga setempat, yang kemudian menjadi bukti kuat dalam investigasi kasus ini.


 

Korban segera dibawa ke Puskesmas Pakis Aji untuk mendapatkan perawatan. Meski selamat dari dugaan percobaan pembunuhan, (AHK) tidak tinggal diam. Ia segera menghubungi rekan-rekan sesama jurnalis untuk mengumpulkan bukti lebih lanjut dan melacak identitas pelaku. Dari hasil investigasi, diperoleh informasi dari operator SPBU bahwa identitas pemilik truk box tersebut telah diketahui.


 

Peristiwa ini sontak menarik perhatian kalangan pers dan warga Jepara. Kasus penyalahgunaan BBM subsidi yang diduga kuat melibatkan mafia solar yang kini menjadi sorotan publik. Pada Jum’at, 25 Oktober 2024, (AHK) bersama timnya berencana melaporkan kasus ini ke Polres Jepara untuk ditindaklanjuti secara hukum.


 

Insan pers di Jepara berharap agar pihak berwenang bertindak tegas terhadap mafia BBM subsidi yang diduga menguasai daerah tersebut.


 

“Jangan biarkan mafia BBM subsidi merajalela dan merusak integritas masyarakat Jepara,” tegas (R) salah satu jurnalis yang turut mendampingi korban.


 

Bacaan Lainnya

Kasus ini tidak hanya menjadi ujian bagi penegakan hukum di Jepara, tetapi juga sebagai peringatan bagi semua pihak terkait pentingnya menjaga transparansi dan integritas dalam distribusi BBM subsidi.***

Sumber: G7.

Wartawan: AR/OB.

Pos terkait