Viral Hacker, Inilah yang Dilakukan Bojorka di Indonesia

Foto tangkap layar, hacker Bojorka

Global7.id – Nasional, 

 

Hingga kini hacker Bjorka diduga telah meretas data pelanggan Indihome, data registrasi SIM Card, data KPU RI, data pejabat negara dan sejumlah dokumen surat menyurat milik Presiden Joko Widodo, termasuk surat yang dikirim oleh Badan Intelijen Negara (BIN).

 


Bjorka juga disebut senang menerima hadiah dari orang yang mereka cintai, cenderung manja dan sebaliknya suka memanjakan pasangan. Namun nama Bjorka seperti si hacker yang mengacak-acak Indonesia ini disinyalir berasal dari Swedia. Dalam bahasa tersebut, Bjorka berarti little birch atau pohon kecil.

 



Bjorka sebenarnya agen BIN yang ditugaskan di Suriname,” ucap karakter dalam panel tersebut. “Tugas utamanya sebenarnya memantau gerakan separatis Jawa Merdeka yang bercita-cita membentuk imperium Jawa sejagat,” sambungnya dengan dilatari gambar ‘Front Blankon’ dan ‘Jawa Cahaya Dunia’.

Foto tangkap layar

Hacker Bjorka membuat kegaduhan sejak kemunculannya meretas jutaan data pribadi warga Indonesia. Namun, Bjorka makin menjadi-jadi setelah Pemerintah Indonesia belum melakukan tindakan tegas terhadap kebocoran data warganya.

 



Bahkan, Bjorka membeberkan data pribadi pejabat Indonesia, seperti Menkominfo, Menteri BUMN, Presiden dan Wakil Presiden, dan lainnya.

Prestasi hacker Bojorka

Hacker Bjorka mulai menunjukkan taringnya dengan membocorkan data pribadi warga Indonesia. Rupanya, ia membeberkan data tersebut di forum Breached, komunitas peretasan ilegal yang terkenal.

Bacaan Lainnya

 


Melalui profil Breached, Bjorka baru saja bergabung pada 9 Agustus 2022 lalu. Tetapi, soal identitas pribadinya, Bjorka sangat merahasiakannya. Bahkan, jenis kelaminnya dirahasiakan.

 



Bjorka memakai foto profil yang cukup aneh. Terdapat selfie seseorang yang memiliki rambut warna pirang. Banyak tato berbentuk aneh hingga warna-warna yang bertabrakan. Diduga, foto tersebut hanyalah editan belaka.

 


Foto tangkap layar

 


“Apakah saya benar-benar salah satu dari seorang pemalsu? Lihat saja profilku di Breached,” tulis Bjorka ketika membagikan profil Breached-nya di Twitter @bjorkanism.

 



Soal lokasi, Bjorka hanya menyantumkan daerah Warsaw, Polandia di kolom lokasi di profil Twitternya.

 


Sebelumnya, Bjorka juga bercerita alasannya membeberkan data-data pribadi Indonesia dan menyerang pejabatnya. Rupanya, Bjorka punya teman orang Indonesia yang bercerita tentang kacaunya negerinya. Tapi, temannya itu ternyata tidak diakui lagi sebagai WNI sejak kebijakan tahun 1965 silam.

 


“Saya punya teman orang Indonesia yang baik di warsaw dan dia bercerita banyak tentang betapa kacaunya Indonesia. Aku melakukan ini untuknya,” ungkap Bjorka di Twitter @bjorkanism.

 


“Jangan coba lacak dia dari Kementerian Luar Negeri. Karena anda tidak akan menemukan apapun. Dia tidak lagi diakui oleh Indonesia sebagai warga negara karena kebijakan 1965. Meskipun dia adalah orang tua yang sangat pintar,” lanjutnya.


 

Bahkan, Bjorka mengaku temannya itu merawatnya dari lahir. Sang teman memiliki mimpi untuk berkutat dengan teknologi. Berniat melanjutkan mimpi temannya, Bjorka terjun ke dunia hacker. Ia mengaku dirinya dan temannya punya tujuan sama yakni mengubah Indonesia jadi lebih baik.


 

“Tahun lalu dia baru saja meninggal. Orang tua ini telah merawat saya sejak saya lahir. Dia ingin kembali dan melakukan sesuatu dengan teknologi meskipun dia melihat betapa sedihnya menjadi habibie. Dia tidak punya waktu untuk melakukannya sampai akhirnya dia meninggal dengan tenang,” papar Bjorka.

 


“Tampaknya rumit untuk melanjutkan mimpinya dengan cara yang benar, jadi saya lebih suka melakukannya dengan cara ini. Kita memiliki tujuan yang sama, agar negara tempat ia dilahirkan bisa berubah jadi lebih baik,” tutup Bjorka.***

 

Sumber: IS.


Tag

Pos terkait