Ucapan Dirgahayu dari PWO Jepara untuk Polri ke-79, Semoga Selalu Melindungi dan Mengayomi

Foto, Anggota PWO Jepara

Global7.id – Jepara, 

 

Atas nama Perkumpulan Wartawan Online (PWO) dan seluruh jajaran redaksi Global7.id,
kami menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada segenap anggota Kepolisian Republik Indonesia di manapun bertugas.

 

“Semoga Polri semakin Presisi dalam menjalankan tugasnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Semoga kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya oleh rakyat dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta mewujudkan keadilan sosial.”

Ali Achwan
Ketua PWO dan Pimpinan Redaksi Global7.id

Sejarah Singkat Berdirinya Kepolisian Republik Indonesia

Perjalanan panjang institusi Kepolisian di Indonesia telah melewati berbagai fase sejarah, dari masa penjajahan, kemerdekaan, hingga era reformasi.

 

 

Masa Pra-Kemerdekaan
Pada masa Hindia Belanda, kepolisian berada di bawah kendali pemerintah kolonial. Polisi lebih banyak digunakan sebagai alat kekuasaan penjajah daripada pelindung rakyat. Hal yang sama juga terjadi di masa pendudukan Jepang.

 

 

Awal Kemerdekaan (1945)
Setelah proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, Presiden Soekarno menunjuk Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo sebagai Kepala Kepolisian Negara pada 19 Agustus 1945.
Namun, saat itu Polri belum memiliki struktur nasional yang utuh karena masih menghadapi tantangan revolusi fisik.

 

Bacaan Lainnya

Lahirnya Hari Bhayangkara (1 Juli 1946)
Tanggal 1 Juli 1946 kemudian ditetapkan sebagai Hari Bhayangkara, karena pada tanggal inilah Pemerintah Republik Indonesia secara resmi menegaskan bahwa urusan keamanan dalam negeri berada di tangan Kepolisian Nasional.

 

 

Era Orde Baru dan Reformasi
Dalam Orde Baru, Polri tergabung dalam ABRI. Baru pada era reformasi tahun 1999, Polri dipisahkan dari TNI dan menjadi lembaga mandiri yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden.
Polri kemudian memperkuat perannya sebagai institusi sipil, bukan militer, yang menjalankan tugas keamanan dalam bingkai demokrasi.

 

 

Transformasi Menuju Polri Presisi
Di bawah kepemimpinan Kapolri saat ini, Polri mengusung konsep Presisi:
Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan sebagai arah transformasi kelembagaan yang lebih modern, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

 

 

Hari Bhayangkara ke-79 tahun ini menjadi momentum refleksi dan evaluasi bagi institusi Polri. Tugas berat menjaga stabilitas keamanan, menghadapi ancaman global, serta tantangan kejahatan digital dan sosial harus diimbangi dengan kepercayaan masyarakat.

 

 

Kami percaya, dengan komitmen kuat, profesionalisme, dan semangat melayani, Polri akan tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara.

 

 

Selamat Hari Bhayangkara ke-79!
Teruslah mengabdi untuk negeri, demi terciptanya Indonesia yang aman, adil, dan damai serta selalu Mengayomi melindungi masyarakat.

 

G7/AR

 

 

Pos terkait