Ternyata Gegara Ini Pelaku Perempuan Merampok Warga Suwawal Jepara 

Foto, korban perampokan di Jepara dan pelaku perampokan.

Global7.id – Jepara,

Setelah ramainya pemberitaan kasus perampokan yang terjadi di Desa Suwawal, Kecamatan Mlonggo. Dari pengakuan pelaku saat di mintai keterangan polisi, ternyata pelaku terlilit hutang oleh Bank plecit senilai Rp 68 juta.

Dalam rekaman video yang di investigasi awak media, pelaku mengatakan, “Aku tadi di datangi ke tokoku buah di (Dmlg, red), trus di ancam bank Batak, karena aku (semoyoni terus) kasih harapan atau janjikan untuk membayar hutang yang sudah nunggak, (Ono rak Ono kudu sediakno uang 68 juta batas jam 4 sore iki) menirukan suara yang nagih hutang, ” ujarnya, Rabu (12/2).

Ia melanjutkan, “Udah gak tau pak pikiran ku emboh, aku gak ada niatan untuk berbuat itu, ” sambungnya dalam ucapan yang direkam awak media.

Perlu diketahui, Bank plecit adalah individu atau perseorangan yang menawarkan pinjaman uang dengan berkeliling di pasar, di lingkungan rumah warga. Bank plecit tidak berstatus lembaga keuangan. 

Diberitakan sebelumnya, telah terjadi perampokan di Desa Suwawal barat, Kecamatan Mlonggo yang dilakukan oleh seorang wanita bernama Nana, pada Rabu (12/2) sekitar pukul 14.15 WIB.

Korban, Ibu H. Zuriyah, sedang tidur sendirian di rumahnya di RT5/2 ketika pelaku masuk dengan mengenakan jaket dan helm. Menurut keterangan saksi, Nurkholis anak korban, pelaku langsung menganiaya ibunya dengan memukul kepala hingga terluka. Setelah korban tak berdaya, pelaku membawa kabur emas dan uang dari dalam rumah.

Warga sekitar segera menolong korban dan membawanya ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, pelaku sempat melarikan diri namun akhirnya berhasil ditangkap warga di Dukuh Pungkruk, Desa Mororejo, Kecamatan Mlonggo, sekitar pukul 16.35 WIB. Pelaku kemudian diserahkan ke pihak kepolisian dan saat ini diamankan di Polsek Mlonggo.

Diketahui, Nana memiliki toko buah yang lokasinya tidak jauh dari rumah korban. Polisi masih menyelidiki motif pelaku dan kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam aksi perampokan ini.***

Sumber: G7/AB.

Pos terkait