Ternyata Sopir Anyaran yang Bawa Bus Shantika Kecelakaan di Tol Pemalang

Foto, tangkap layar dari viralnya video yang beredar di medsos

Global7.id – Jepara,

Bus PO New Santika berpenumpang 20 orang mengalami kecelakaan di Tol Pemalang-Batang KM 320+800. Bus bernopol K 1736 CB itu terjun bebas dari tol di Desa Ampelgading, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (21/1) siang.

 

 

Insiden yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB itu mengakibatkan dua orang meninggal dunia.


 

Para korban itu bernama Sudarmono, 42, warga Desa Margorejo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus dan satu penumpang lagi bernama Imam Syafi’i, 46, warga Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati.


 

Sedangkan 16 penumpang lainnya mengalami luka dalam kecelakaan ini. Tujuh diantaranya berasal dari Jepara. Salah satu penumpang selamat, Mukibur Ridho, warga Desa Jambu Timur RT 8 RW 2 Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara yang saat ini sudah membaik, sudah sadar dan bisa diajak bicara.


 

“Orangnya masih dirawat di RS Siaga Medical Pemalang,” ujar Untung, kerabat korban.


 

Untung menceritakan, mulanya Mukibur berniat pulang kampung setelah bekerja di Jakarta. Namun di perjalanan, justru kena musibah.


 

“Rumahnya di Jambu Timur, mau pulang kampung. Kami dari keluarga menunggu setelah Mukibur pulih dari Rumah Sakit,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

 

Sementara itu, sempat beredar kabar sopir bus PO Shantika yang terjun dari jembatan tol Pemalang, Minggu (21/1) merupakan sopir baru.


 

Manajer Operasional PO Shantika Hartotok Priyo Wiyono mengatakan, sopir bus yang dimaksud memang baru bekerja di PO Shantika tapi dia bukan sopir yang minim pengalaman.


 

Diketahui, PO. New Shantika didirikan pada bulan Maret 2003. Garasi utama New Shantika berada di Ngabul, Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah.


 

”Memang baru masuk (di PO Shantika). Tapi dia (sopir, Red) sudah lama menjadi sopir di PO lain (menunjukkan pengalaman menjadi sopir bus),” katanya.


 

Selain itu, dia mengklaim, dugaan kecelakaan itu bukan karena sopir mengantuk. Namun, lebih karena sopir hilang kendali. Pihaknya masih menunggu berita acara pemeriksaan (BAP) dari kepolisian, kemarin.


 

”Informasi dari kepolisian (penyebab kecelakaan) karena sopir hilang kendali. Tetapi kami belum tahu hilang kendalinya itu karena apa,” terangnya.***

 

Sumber: RK.

Pos terkait