Global7.id – Jepara,
Terjadi Kebakaran di 3 Tempat di Jepara dalam 1 Hari, Ini Pesan Kabid Damkar Jepara..
Telah terjadi tiga kebakaran di Jepara di hari yang sama. Salah satunya di lahan kebun di hari Selasa, (17/09/2024) di Desa Bringin RT 11/04 kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara
Sunaryo pemilik limbah peternakan melaporkan kejadian kebakaran tersebut ke Damkar Jepara pada pukul 14:32 WIB, kemudian anggota Damkar Jepara yakni Maghfir, Taufik dan 1 Unit dari Mako bergegas berangkat hingga sampai lokasi pukul 15:00 WIB.
Dari luas area yang terbakar kurang lebih 10 M2 dan selesai dipadamkan oleh Damkar Jepara pukul 17.00 WIB. Kebakaran tersebut bermula dari pembakar sampah yang merembet kemana-mana, untungnya tidak ada kerugian material.
Selain itu, di hari yang sama juga terjadi kebakaran pada box pembagi beban kelistrikan dari PT PLN Persero ULP Bangsri pada pukul 09.10 WIB di Pertigaan jalan Mlonggo MT’s Mathalibul Huda tepatnya di jalan Desa Jambu, kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara.
1 Unit mobil pemadam kebakaran dari pos Bangsri dan Unit mobil pemadam kebakaran dari kota Jati dengan 2 personel Harno dan Aldi yang tiba di lokasi pukul 09.10 dan selesai pemadaman pukul 09.45 WIB.
Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran (Damkar) Surono bahwa box pembagi beban kelistrikan tersebut kelebihan beban yang mengakibatkan panas konsleting listrik hingga menimbulkan api kebakaran.
Tak hanya itu, kebakaran di hari yang sama juga terjadi di lahan kosong milik pabrik Sengon Bugel, Selasa, (17/09/2024) di Jalan Raya Jepara kudus, RT.03/RW.03, Desa Sengonbugel, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara.
Karena keteledoran saat bakar sampah di lahan kosong tersebut akhirnya berhasil di padamkan oleh 1 Unit dari Pos Kalinyamatan dengan personel Raka, Jujuk dan Rouf yang selesai pemadaman pukul 15:30 WIB dengan tidak ada kerugian material.
Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran (Damkar) Surono mengatakan, “Situasi musim kemarau dan angin kencang diharapkan selalu hati hati dan waspada,” ujarnya, Selasa, (17/9/2024).
Ia menambahkan, “Jika membakar sampah dimohon untuk menunggu sampai api benar-benar padam, jangan ditinggalkan begitu saja, ” himbaunya.***
Sumber : Damkar Jepara.










